Kategori Berita
Sabtu, 27 JUNI 2026 • 18:16 WIB

5 Peserta SPPI Koperasi Merah Putih Meninggal Saat Pendidikan, Kemhan Sampaikan Duka dan Beri Penjelasan

5 Peserta SPPI Koperasi Merah Putih Meninggal Saat Pendidikan, Kemhan Sampaikan Duka dan Beri PenjelasanKementerian Pertahanan menggelar konferensi pers terkait penyelenggaraan Program SPPI di Jakarta (Instagram/kemhanri)
Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengonfirmasi bahwa lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) meninggal dunia saat mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan pada tahun 2026.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSD) Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

"Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Panitia Seleksi Nasional, dan seluruh penyelenggara program SPPI menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya lima peserta program SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tahun 2026 yang sedang mengikuti latihan bela negara dan manajerial," ujar Ketut.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga peserta yang meninggal dunia.

Korban Terbaru Berasal dari Kalimantan
Dalam kesempatan tersebut, Kemhan turut menjelaskan kronologi meninggalnya peserta terbaru bernama Nola Diasari, yang mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan Bela Negara Kalimantan.

Menurut Ketut, pada Jumat (27/6), Nola masih sempat mengikuti kegiatan belajar di kelas tanpa menunjukkan keluhan kesehatan.

Namun sekitar pukul 18.45 WIB, ia mulai mengeluhkan sesak napas disertai tubuh yang terasa panas.

Petugas kesehatan di satuan pendidikan kemudian segera memberikan pertolongan pertama sebelum membawa Nola ke IGD Rumah Sakit Singkawang sekitar pukul 19.20 WIB.

Setelah menjalani pemeriksaan awal, tim medis memutuskan merujuk Nola ke RSUD Abdul Aziz Singkawang agar mendapatkan penanganan yang lebih lengkap.

Sempat Alami Henti Jantung
Setibanya di rumah sakit rujukan, kondisi Nola terus dipantau oleh tim medis.

Namun dalam proses penanganan, korban mengalami henti jantung sehingga dokter langsung melakukan tindakan resusitasi jantung dan kardioversi.

Sayangnya, seluruh upaya penyelamatan tidak berhasil.

"Pukul 21.03 WIB almarhumah dinyatakan meninggal dunia," kata Ketut.

Sudah Lolos Pemeriksaan Kesehatan
Kemhan menegaskan bahwa seluruh peserta SPPI, termasuk Nola Diasari, telah melewati proses seleksi kesehatan yang cukup ketat sebelum mengikuti pendidikan.

Rangkaian pemeriksaan yang dilakukan meliputi tes laboratorium darah dan urine, tes kehamilan, rontgen dada, EKG, USG abdomen, pemeriksaan mata, gigi, postur tubuh, hingga kesehatan jiwa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

5 Peserta SPPI Koperasi Merah Putih Meninggal Saat Pendidikan, Kemhan Sampaikan Duka dan Beri Penjelasan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!