Strategi Meredakan Gejala Maag yang Dipicu Stres
Stres kerap menjadi faktor pemicu kambuhnya gejala maag, membuat banyak individu mencari cara efektif untuk mengatasinya.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Pilihan pengobatan dan perubahan pola hidup dapat membantu meringankan kondisi ini dan meningkatkan kualitas hidup seseorang.
Stres emosional memiliki dampak langsung pada produksi asam lambung dalam tubuh. Saat mengalami stres, produksi asam lambung meningkat, yang dapat mengiritasi lambung dan memperburuk gejala maag.
Faktor-faktor pendukung seperti pola makan yang tidak teratur dan kurangnya istirahat selama periode stres juga berkontribusi terhadap gejala ini.
Dr. Budi, seorang dokter spesialis gastroenterologi, menyatakan, "Stres bisa menyebabkan otot-otot di sekitar lambung berkontraksi, sehingga membuat kita lebih rentan terhadap rasa sakit dan ketidaknyamanan."
Oleh karena itu, penting untuk mengenali pemicu stres guna mengelola gejala maag secara lebih efektif.
Berbagai jenis obat tersedia untuk meredakan gejala maag, termasuk antasida, H2 blocker, dan proton pump inhibitors (PPIs). Antasida bekerja dengan menetralkan asam lambung dan seringkali memberikan bantuan cepat ketika gejala muncul.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
H2 blocker seperti ranitidin bermanfaat dalam mengurangi jumlah asam yang diproduksi. Direkomendasikan untuk meminum obat ini sebelum makan jika stres diidentifikasi sebagai faktor pencetus.
Selain itu, proton pump inhibitors seperti omeprazole bisa digunakan untuk pengobatan jangka panjang, terutama bagi mereka yang memiliki gejala maag yang sering muncul.
Sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jenis obat ini, agar penggunaan dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan individu.
Di samping pengobatan, penyesuaian pola makan dan gaya hidup sangat penting dalam mencegah kambuhnya maag. Mengonsumsi makanan bergizi dan menghindari makanan pedas, asam, maupun berlemak dapat menjaga kesehatan lambung.
Teknik relaksasi seperti yoga dan meditasi dapat membantu mengatasi stres dengan efektif. Sebuah studi menjelaskan bahwa praktik ini tidak hanya meredakan pikiran, tetapi juga mengurangi ketegangan fisik di lambung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: