Permohonan Maaf Orangtua Pelaku Serangan di Stasiun Metro Taiwan
Orangtua Chang Wen, pelaku penusukan dan serangan bom asap di Stasiun Utama Metro Taiwan, tampil di hadapan publik pada Selasa, 23 Desember 2025, dengan meminta maaf secara terbuka.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Permohonan ini menyusul insiden tragis pada Jumat, 19 Desember 2025, yang mengakibatkan tewasnya tiga orang dan sebelas lainnya terluka.
Pada Jumat malam, 19 Desember 2025, Chang Wen, seorang pria berusia 27 tahun, melakukan serangan di Stasiun Utama Taiwan saat jam sibuk, meledakkan bom asap di tengah keramaian.
Serangan tersebut diikuti dengan aksi penusukan yang menyebabkan kematian tiga orang dan sebelas lainnya mengalami luka-luka.
Wali Kota Taiwan, Chiang Wan-an, mengonfirmasi bahwa Chang ditemukan tewas setelah menjalani serangan, diduga dengan melompat dari gedung di dekat tempat kejadian.
Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Dalam sebuah siaran langsung di televisi Taiwan, kedua orangtua Chang berlutut di luar rumah duka sambil mengenakan topi dan masker, menyampaikan rasa penyesalan mendalam atas tindakan putra mereka.
Ayahnya menyatakan, "Kejahatan keji yang dilakukan oleh Chang Wen menyebabkan kerugian serius bagi masyarakat, dan menimbulkan penderitaan tak terperikan bagi para korban serta keluarga mereka."
Orangtua pelaku ini juga menegaskan rencana mereka untuk kooperatif dalam penyelidikan yang sedang berlangsung sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Chang Wen diketahui memiliki rekam jejak yang bermasalah, pernah menjalani wajib militer namun dikeluarkan karena mengemudi dalam keadaan mabuk.
Ia juga dilaporkan sebagai buron karena tidak hadir dalam pelatihan militer cadangan, serta menghabiskan waktu yang tidak produktif dengan kehidupan bergantung pada bantuan keluarga.
Investigasi menunjukkan bahwa Chang menyewa apartemen dekat Stasiun Utama Taiwan sejak Januari 2025, dan diduga telah melakukan pengintaian sebelum melancarkan serangan.
Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: