Kategori Berita
Selasa, 14 APRIL 2026 • 11:54 WIB

Langkah Hukum Rossa Atasi Penyebaran Fitnah di Media Sosial

Langkah Hukum Rossa Atasi Penyebaran Fitnah di Media SosialLangkah Hukum Rossa Atasi Penyebaran Fitnah di Media Sosial

Rossa, penyanyi ternama Indonesia, mengambil tindakan hukum terhadap penyebaran fitnah di media sosial yang merugikan reputasinya. Manajemen dan kuasa hukum Rossa bertindak tegas dengan tujuan mengatasi konten manipulatif yang muncul di platform digital.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Kuasa hukum Rossa, Ikhsan Tuleka, mengungkapkan bahwa foto dan video milik Rossa telah disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Tindakan ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan media sosial yang bijak.

Pemberantasan Konten Manipulatif

Rossa berkolaborasi dengan tim hukum untuk menyelidiki akun-akun yang menyebarkan konten hoaks. Dalam konferensi pers yang diadakan di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ikhsan Tuleka menegaskan bahwa konten tersebut sudah melampaui batas kewajaran.

Dia menyatakan, "Ini ya, ini contoh, jadi teman-teman media ini contoh ya konten-konten itu. Mereka mengambil gambar, foto, video dari T.O.C, lagu atau musik, dijahit dengan fitnah untuk menaikkan engagement." Tindakan ini tidak hanya merugikan Rossa tetapi juga menunjukkan betapa tidak bertanggung jawabnya pelaku.

Ikhsan juga menambahkan bahwa langkah hukum ini merupakan bentuk edukasi bagi masyarakat. Dia menegaskan, "Jadi sekali lagi kami pertegas bahwa ini menunjukkan bahwa kita bertumbuh secara media sosial penggunanya, tapi tidak berbanding lurus dengan kecerdasan atau kecermatan masyarakat kita dalam menggunakan media sosial."

Baca juga: Lima Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Tuntutan Moral dan Hukum

Selain mengajukan langkah hukum, pihak Rossa juga menuntut permohonan maaf dari akun-akun yang telah menyebarkan hoaks. Natalia Rusli, anggota tim kuasa hukum, mengungkapkan bahwa meskipun konten telah dihapus, tanggung jawab moral tetap harus dipenuhi.

"Meminta maaf, karena walaupun sudah men-take down, kami sudah men-screenshot semuanya, bukti-buktinya sudah ada di tangan kami," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan pentingnya pengakuan tanggung jawab dalam publikasi informasi yang keliru.

Natalia menekankan bahwa tindakan tersebut telah merusak harkat dan martabat Rossa. Dia menyatakan, "Tapi itu sudah menghancurkan harkat, martabat, reputasi seorang diva seperti itu." Dengan bukti yang ada, mereka ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif informasi yang tidak akurat.

Langkah Selanjutnya jika Somasi Diabaikan

Jika somasi yang diajukan tidak mendapat tanggapan positif, Rossa siap mengambil langkah hukum lebih lanjut. Natalia menyampaikan bahwa mereka akan melaporkan pihak-pihak yang terlibat kepada kepolisian.

"Jadi semua apabila tidak bisa bekerja sama dengan baik dan menerima masukan dan somasi dari kami, maka kami akan proses hukum selanjutnya," jelasnya. Proses ini mungkin membutuhkan waktu, namun tim hukum Rossa berkomitmen untuk menegakkan keadilan.

Dengan langkah-langkah tersebut, mereka berharap dapat memberikan efek jera. Tim hukum Rossa ingin meningkatkan kesadaran di masyarakat mengenai tanggung jawab dalam penyebaran informasi di media sosial.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Langkah Hukum Rossa Atasi Penyebaran Fitnah di Media Sosial

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!