Kategori Berita
Kamis, 12 MARET 2026 • 14:23 WIB

Inisiatif Pengawasan Ketat terhadap BUMN oleh Presiden Prabowo

Inisiatif Pengawasan Ketat terhadap BUMN oleh Presiden PrabowoInisiatif Pengawasan Ketat terhadap BUMN oleh Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penunjukan utusan khusus di setiap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memperkuat pengawasan kinerja perusahaan-perusahaan negara.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Tasyakuran BPI Danantara pada 11 Maret 2026, di mana Prabowo menekankan pentingnya pengawasan untuk mencegah kebocoran dan korupsi.

Penempatan Utusan Khusus

Dalam pernyataan resmi, Prabowo mengungkapkan bahwa utusan khusus akan ditunjuk untuk mengawasi kinerja BUMN secara langsung. 'Saya telah menunjuk utusan-utusan khusus presiden. Dan mungkin akan saya tunjuk nanti utusan-utusan khusus untuk di tiap BUMN yang kita kelola,' jelasnya.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMN yang merupakan aset penting negara Indonesia.

Ancaman Kebocoran dan Korupsi

Prabowo juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap perusahaan BUMN, yang dianggap vital bagi perekonomian nasional. 'Kita harus mengawasi karena ini adalah darah bangsa Indonesia. Kalau darah ini bocor terus, bangsa kita dalam keadaan susah,' tegasnya.

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

Ia menyampaikan keprihatinan terkait potensi penyimpangan dalam pengelolaan BUMN yang tidak diawasi secara ketat, yang dapat berimplikasi buruk bagi negara.

Permasalahan Internal BUMN

Prabowo juga menyoroti kompleksitas yang dihadapi beberapa perusahaan negara, seperti Pertamina, yang memiliki banyak anak perusahaan. 'Saya kaget, Pertamina punya 200 anak dan cucu perusahaan,' ucapnya.

Ia mempertanyakan regulasi yang ada terkait audit terhadap perusahaan-perusahaan luar dari BUMN, dan menekankan perlunya peninjauan kembali terhadap aturan tersebut. 'Kalau BUMN boleh diaudit oleh negara. Katanya kalau cucu perusahaan ndak boleh diaudit. Peraturan dari mana ini?' tambahnya.

Optimisme Masa Depan

Walaupun menyoroti berbagai tantangan, Prabowo tetap optimis mengenai masa depan Indonesia. 'Masa depan kita kuat, masa depan kita cerah. Krisis kita hadapi dengan gagah. Peluang, krisis adalah peluang,' ujar Prabowo.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja keras untuk mengatasi tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Inisiatif Pengawasan Ketat terhadap BUMN oleh Presiden Prabowo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!