Penangkapan Pemimpin Kartel CJNG Melalui Strategi Intelijen Terpadu
Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan nama 'El Mencho' dan merupakan bos dari Cartel de Jalisco Nueva Generation (CJNG), tewas dalam baku tembak dengan militer Meksiko di Jalisco.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Operasi ini berhasil dilaksanakan berkat pengawasan terhadap kekasih El Mencho, yang membantu menemukan keberadaannya di Kota Tapalpa.
Pada 22 Februari, baku tembak terjadi setelah intelijen Meksiko berhasil mengidentifikasi lokasi El Mencho. Mikrofon MenterPertahanan Meksiko, Jenderal Ricardo Trevilla, mengungkapkan bahwa 'El Mencho ditemukan bersembunyi di semak-semak' berkat informasi dari keluarganya.
Operasi ini dibantu oleh intelijen dari Amerika Serikat, yang memastikan lokasi El Mencho. Dalam baku tembak tersebut, delapan anggota CJNG dilaporkan tewas, sementara El Mencho dan dua pengawalnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
Kekacauan di Jalisco meluas, dengan lebih dari 70 orang yang menjadi korban, baik anggota kartel maupun aparat keamanan.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Setelah kematian El Mencho, CJNG melancarkan serangan balasan terhadap aparat keamanan. Tangan kanannya, yang dikenal sebagai 'El Tuli', mengajak anggotanya untuk menyerang dan menawarkan imbalan sebesar 20.000 peso untuk setiap tentara yang dibunuh.
Aksi balasan tersebut menyebabkan kekerasan yang meluas di Jalisco, di mana 25 anggota Garda Nasional dan sejumlah warga sipil menjadi korban. Serangan juga terjadi di negara bagian Michoacán, yang menambah jumlah korban jiwa di pihak keamanan.
Menteri Keamanan Meksiko, Omar García Harfuch, menegaskan bahwa kekerasan ini merupakan dampak langsung dari penangkapan yang dilakukan oleh pihak berwenang.
Penangkapan El Mencho menandai keberhasilan signifikan dalam kerjasama intelijen antara Meksiko dan Amerika Serikat. Otoritas Meksiko menggarisbawahi pentingnya peran intelijen AS dalam menentukan lokasi dan membawa keberhasilan operasi penangkapan.
Selama operasi, Angkatan Udara Meksiko menyediakan dukungan pengintaian, memastikan persiapan yang matang. Penggunaan helikopter mencerminkan tingkat koordinasi antara berbagai cabang militer Meksiko.
Meski El Mencho telah ditangkap, tantangan keamanan di Meksiko masih besar, mengingat potensi serangan balas yang terus mengancam stabilitas negara.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: