Kategori Berita
Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 14:42 WIB

Khamenei Tegaskan Ancaman terhadap Kapal Induk AS dan Pertahankan Program Nuklir Iran

Khamenei Tegaskan Ancaman terhadap Kapal Induk AS dan Pertahankan Program Nuklir IranKhamenei Tegaskan Ancaman terhadap Kapal Induk AS dan Pertahankan Program Nuklir Iran

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melontarkan ancaman serius terhadap Amerika Serikat dengan kemungkinan menenggelamkan kapal induk militer AS.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer

Pernyataan ini disampaikan pada 17 Februari di Kota Tabriz, saat Khamenei menanggapi klaim bahwa kekuatan militer AS tidak mampu menghancurkan Iran.

Ancaman Khamenei dan Respon terhadap Klaim Trump

Khamenei menyoroti bahwa gagasan kapal perang sebagai aset militer yang berbahaya tidak sepenuhnya akurat, menyatakan, 'Tentu saja, kapal perang adalah aset militer yang berbahaya. Namun, yang lebih berbahaya daripada kapal perang adalah senjata yang dapat menenggelamkan kapal perang itu ke dasar laut.'

Ia juga menanggapi pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengklaim Amerika tidak dapat menghapus Republik Islam Iran, dengan menyebutkan, 'Dia mengeluh kepada rakyatnya bahwa selama 47 tahun, AS belum mampu melenyapkan Republik Islam.'

Negosiasi Nuklir dan Hak Energi Iran

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat seiring dengan berlangsungnya negosiasi mengenai program nuklir. Amerika Serikat menuntut agar Iran menghentikan semua pengayaan uraniumnya.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Khamenei menekankan bahwa, 'Industri nuklir damai kami bukan untuk perang. Ini untuk menjalankan negara, untuk pertanian, obat-obatan, perawatan kesehatan, energi, dan untuk segala sesuatu yang bergantung pada energi.'

Ia juga menegaskan bahwa hak setiap negara untuk memiliki fasilitas nuklir harus dihormati, dengan menyatakan, 'Ini hak suatu bangsa, mengapa AS ikut campur?' Ini mencerminkan komitmen Iran terhadap program nuklir yang dianggapnya damai.

Ketegangan Militer dan Tindakan AS

Ketegangan militar antara AS dan Iran semakin membara setelah keputusan Presiden Trump untuk memperkuat armada militernya di wilayah Timur Tengah, yang meliputi pengiriman kapal induk USS Gerald R Ford ke perairan Mediterania.

Khamenei menegaskan bahwa Iran akan memberikan respons militer jika AS melakukan serangan, menyatakan, 'Jika suatu negara tidak memiliki senjata penangkal, negara itu akan hancur di bawah kaki musuh-musuhnya.'

Pernyataan ini menunjukkan kesiapan Iran untuk mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional mereka di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS.

Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Khamenei Tegaskan Ancaman terhadap Kapal Induk AS dan Pertahankan Program Nuklir Iran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!