Kategori Berita
Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 10:05 WIB

Kekerasan Terhadap Pelajar di Maluku: Polri Akui Telah Menghancurkan Kepercayaan Publik

Kekerasan Terhadap Pelajar di Maluku: Polri Akui Telah Menghancurkan Kepercayaan PublikKekerasan Terhadap Pelajar di Maluku: Polri Akui Telah Menghancurkan Kepercayaan Publik

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terhadap dua pelajar di Maluku telah mengakibatkan dampak negatif terhadap reputasi institusi kepolisian di mata masyarakat.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, mengungkapkan permohonan maaf dari Kapolda Maluku dan menegaskan komitmen untuk menegakkan hukum secara transparan.

Pernyataan Resmi Polri

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menekankan bahwa tindakan individu tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya yang harus dijunjung tinggi oleh semua anggota kepolisian.

Ia menyatakan, "Polri menyampaikan permohonan maaf atas tindakan Individu Polri tersebut yang tentunya dapat menciderai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri."

Lebih lanjut, ia menegaskan akan dilakukan langkah tegas terhadap personel yang terlibat melalui proses hukum dan kode etik.

"Polri berkomitmen tegas dalam proses penegakan hukum dan kode etik terhadap individu personel yang terlibat secara transparan dan akuntabel," tambahnya.

Kronologi Kejadian

Insiden ini bermula ketika dua pelajar, yang merupakan kakak beradik, melintas dengan sepeda motor di jalan RSUD Maren, Maluku, dalam kondisi mengenakan seragam sekolah.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana

Mereka diketahui sedang belajar di kelas IX di salah satu sekolah Islam negeri setingkat SMP saat terduga pelaku, Bripda MS, menghentikan mereka secara tiba-tiba.

Menurut laporan, Bripda MS memukul salah satu korban menggunakan helm hingga menyebabkan keduanya terjatuh dari sepeda motor.

Akibat dari tindakan tersebut, korban berinisial AT (14) mengalami luka parah dan meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026), sementara satu korban lainnya masih mendapatkan perawatan medis.

Langkah Selanjutnya oleh Polri

Polri menyampaikan doa untuk keluarga korban dan berharap agar mereka diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi tragedi ini.

Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengajak seluruh masyarakat dan keluarga korban untuk bersama-sama memantau proses hukum yang sedang berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kekerasan Terhadap Pelajar di Maluku: Polri Akui Telah Menghancurkan Kepercayaan Publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!