Waspadai Kegemukan: Ancaman Diabetes dan Pentingnya Deteksi Dini
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan urgensi penanganan masalah kegemukan yang sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Beliau menjelaskan bahwa kelebihan berat badan berpotensi memicu sejumlah penyakit serius, seperti diabetes dan hipertensi.
Sebagian masyarakat menganggap tidak ada masalah dengan berat badan berlebih, bahkan saat aktivitas sehari-hari masih berjalan normal.
Kondisi ini membuat mereka cenderung mengabaikan pemeriksaan kesehatan meskipun kelebihan berat badan dapat menyebabkan gangguan metabolik serius.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan, 'Gemuk itu masalah. Gemuk itu nanti akan menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan gula darah.'
Peringatan tersebut mencerminkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang dari kegemukan yang kerap diabaikan.
Secara ilmiah, obesitas memiliki hubungan erat dengan gangguan pengaturan gula darah melalui mekanisme resistensi insulin.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik
Pada kondisi obesitas, terutama dengan penumpukan lemak di area perut, jaringan lemak dapat menghasilkan zat proinflamasi yang mengganggu fungsi insulin.
Proses ini sering kali tidak menampakkan gejala, sehingga individu merasa sehat meskipun kadar gula darah mereka meningkat.
Sebagaimana dikatakan Menkes, 'Ini gula, gula ini mother of all diseases.' Peringatan ini menggarisbawahi seriusnya dampak dari gula darah yang tidak terkelola.
Diabetes sering kali hadir tanpa gejala yang jelas, sehingga sulit untuk dideteksi.
Kadar gula darah dapat meningkat secara perlahan tanpa menimbulkan gejala fisik, sehingga banyak orang tidak menyadari kondisi mereka hingga komplikasi muncul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: