Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka Resmi Jadi Unggulan Utama di Australian Open 2026
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka telah diputuskan sebagai unggulan teratas dalam turnamen Australian Open 2026.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Keduanya memimpin undian utama tunggal putra dan putri, yang menunjukkan persaingan ketat di dunia tenis.
Carlos Alcaraz, petenis muda asal Spanyol, kembali menunjukkan performanya yang mengesankan dan telah ditetapkan sebagai unggulan utama. Keberhasilannya dalam mengalahkan lawan-lawannya di turnamen-turnamen sebelumnya menjadi salah satu alasan pemilihannya.
Sementara itu, Aryna Sabalenka terus mengukuhkan posisinya sebagai unggulan teratas di kategori putri. Prestasi cemerlang di turnamen WTA sebelumnya menegaskan konsistensi dan kemampuan tinggi Sabalenka di lapangan.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi
Iga Swiatek dan Coco Gauff juga masuk dalam kategori unggulan teratas di sektor putri, menunjukkan sisi kompetitif kompetisi tennis saat ini. Sebelumnya, Swiatek dan Sabalenka hampir bertemu di final pada kompetisi tahun lalu, dengan hanya satu poin yang memisahkan mereka.
Madison Keys, sebagai juara bertahan, kini menempati posisi unggulan ke-9. Kemenangannya di semifinal tahun lalu melawan Swiatek menambah tingkat ketegangan dalam persaingan di kategori putri.
Di kategori putra, Alexander Zverev yang menempati unggulan ketiga, menunjukkan bahwa ia masih berpengaruh dalam kompetisi ini. Novak Djokovic memulai turnamen ke-21-nya dengan status unggulan ke-4, menandai kehadiran veteran di lapangan.
Lorenzo Musetti yang baru saja masuk dalam peringkat lima besar melengkapi daftar lima unggulan teratas putra. Sedangkan di kategori putri, Elena Rybakina dan Naomi Osaka juga menjadi perhatian tambahan di antara para unggulan.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: