Kategori Berita
Sabtu, 10 JANUARI 2026 • 22:25 WIB

Ketegangan di NATO Terkait Pernyataan Trump Mengenai Greenland

Ketegangan di NATO Terkait Pernyataan Trump Mengenai GreenlandKetegangan di NATO Terkait Pernyataan Trump Mengenai Greenland

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang rencana untuk merebut Greenland dari Denmark telah menimbulkan reaksi tajam dalam aliansi NATO.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Negara-negara anggota NATO dengan tegas mendesak agar kedaulatan Greenland dihormati, menunjukkan kekhawatiran mereka terhadap stabilitas kawasan.

Pernyataan Trump dan Respons NATO

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah melalui platform Truth Social, Trump menegaskan, 'kita akan selalu ada untuk NATO, bahkan jika mereka tidak akan ada untuk kita.' Pernyataan ini mengisyaratkan keraguan Trump terhadap komitmen negara-negara sekutu NATO.

Selang sehari setelah pernyataannya, Gedung Putih mengungkapkan bahwa Trump tidak menutup kemungkinan intervensi militer untuk menguasai Greenland, yang dipandang sebagai langkah agresif dalam ranah geopolitik internasional.

Sikap yang diambil oleh Trump ini menjadi faktor signifikan yang dapat mengganggu stabilitas aliansi dan bertentangan dengan norma-norma internasional yang menghormati kedaulatan negara lain.

Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Pernyataan Bersama Negara Anggota NATO

Menanggapi pernyataan Trump, enam negara anggota NATO, termasuk Denmark, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris, bersatu dalam menegaskan pentingnya kedaulatan Greenland.

Dalam suatu pernyataan bersama, mereka menegaskan, 'Greenland adalah milik rakyatnya' dan hanya Denmark serta Greenland yang berhak untuk menentukan urusan terkait wilayah ini.

Pernyataan ini menunjukkan kekhawatiran negara-negara Eropa akan tindakan yang dapat mengancam stabilitas aliansi NATO dan hubungan internasional secara keseluruhan.

Persepsi Global Terhadap Tindakan Trump

Trump, sebagai pemimpin yang sering memposisikan diri sebagai pembela perdamaian, menciptakan narasi bahwa tanpa kehadiran AS, negara-negara seperti China dan Rusia 'sama sekali tidak takut pada NATO.'

Narasi ini mengindikasikan bahwa Trump berusaha memperkuat citra AS sebagai satu-satunya negara yang dihormati oleh kedua kekuatan besar tersebut, berpotensi memperburuk ketegangan antara AS dan negara-negara lain.

Menyusul pernyataan ini, negara-negara Eropa tetap waspada terhadap langkah-langkah selanjutnya dari pemerintah AS terkait Greenland, yang dianggap sebagai ancaman serius bagi eksistensi aliansi NATO.

Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ketegangan di NATO Terkait Pernyataan Trump Mengenai Greenland

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!