Upaya Penyelamatan dan Identifikasi Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
Tim SAR gabungan telah menemukan satu jenazah anak perempuan yang diduga merupakan salah satu korban dari kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana
Korban tersebut diduga adalah anak dari pelatih Tim B sepakbola Wanita Valencia CF di Spanyol, Martin Carreras Fernando.
Kepala Basarnas Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa informasi mengenai penemuan jenazah ini bersumber dari Bapak Nasaruddin, seorang warga Pulau Serai di Labuan Bajo.
Ia melihat jenazah yang mengambang di perairan utara Pulau Serai dan segera melaporkannya kepada Tim SAR gabungan. Tim SAR langsung berangkat menuju lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis
Setelah proses evakuasi, jenazah yang ditemukan segera dibawa ke RSUD Komodo Labuan Bajo untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Keluarga korban, termasuk ibunya, mendampingi proses identifikasi ini untuk memastikan apakah jenazah tersebut adalah anak perempuannya melalui identifikasi medis yang dilakukan oleh tim forensik.
Kapal pinisi Putri Sakinah dilaporkan tenggelam pada hari Jumat, 26 Desember, sekitar pukul 20.30 Wita, yang mengakibatkan enam wisatawan asal Spanyol yang merupakan satu keluarga meninggal dunia.
Di antara mereka, Martin Carreras Fernando, istri, dan empat anaknya berusia antara tujuh hingga dua belas tahun dinyatakan hilang, sementara sang istri dan anak bungsu mereka berhasil selamat.
Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: