Kategori Berita
Senin, 15 DESEMBER 2025 • 19:13 WIB

Osteoporosis: Penyakit Tulang yang Terabaikan

Osteoporosis: Penyakit Tulang yang TerabaikanOsteoporosis: Penyakit Tulang yang Terabaikan

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang sering disebut sebagai 'penyakit diam' karena dapat memperlemah tulang secara perlahan tanpa gejala yang jelas pada tahap awal.

Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz

Pengeroposan tulang ini meningkatkan risiko patah tulang bahkan saat cedera ringan, menjadi masalah kesehatan yang perlu perhatian serius.

Penyebab Osteoporosis

Penyebab osteoporosis tidak hanya berkaitan dengan rendahnya konsumsi produk susu, melainkan juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lainnya. Menurut dr. Daniel Petrus Marpaung, SpOT (K) dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, "Wanita mulai mengalami yang namanya menopause. Karena hormon estrogennya yang rendah, maka wanita akan mengalami penurunan kepadatan tulang."

Proses pengeroposan tulang dimulai sekitar usia 40 tahun dan akan semakin nyata setelah usia 48-50 tahun, tidak hanya pada wanita tetapi juga pada pria meskipun terjadi secara lebih lambat.

Kekurangan aktivitas fisik dikenal sebagai disuse osteoporosis. Dr. Daniel menjelaskan, "Itu namanya disuse osteoporosis. Osteoporosis karena mager." Ketidakaktifan menyebabkan tulang tidak menerima beban yang cukup, sehingga mineral tulang berkurang.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Faktor Risiko Osteoporosis

Orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu sehingga harus berbaring terlalu lama berisiko mengalami osteoporosis. Dr. Daniel mengatakan, "Mungkin dia pernah cedera di kaki atau mengalami kelumpuhan sehingga tidak bisa melakukan aktivitas."

Wanita yang mengalami menopause dan pria di usia yang sama memiliki kerentanan yang lebih tinggi terhadap osteoporosis. Namun, generasi muda, terutama generasi Z yang lebih tidak aktif, juga semakin berisiko.

Kekurangan vitamin D dan kalsium merupakan faktor penting lainnya yang berkontribusi terhadap osteoporosis. Vitamin D memegang peranan penting dalam penyerapan kalsium yang mendukung kesehatan tulang.

Dampak Osteoporosis

Walaupun osteoporosis tidak menyebabkan kematian secara langsung, dampaknya yang mengarah pada disabilitas dapat berakibat fatal. Dr. Daniel menekankan, "Misalnya terjadi patah tulang panggul, terjadi bed rest. Akibatnya pada orangtua itu kurang baik, sehingga terjadi infeksi paru, terjadi dekubitus."

Ulkus dekubitus, yang sering dialami oleh mereka yang terpaksa berbaring lama, dapat menjadi ancaman kesehatan serius jika tidak ditangani. Ini menunjukkan pentingnya penanganan osteoporosis dan pencegahan disabilitas untuk menjaga kualitas hidup.

Kesadaran masyarakat terkait risiko osteoporosis sangat diperlukan. Gaya hidup sehat dan aktivitas fisik yang cukup merupakan langkah pencegahan yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan tulang.

Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Osteoporosis: Penyakit Tulang yang Terabaikan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!