Desember 2025: Bulan Fenomena Astronomi yang Tak Terlupakan
Desember 2025 akan menjadi bulan yang bersejarah bagi penggemar astronomi di Indonesia dengan berbagai fenomena langit seperti supermoon dan hujan meteor yang menanti untuk disaksikan.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Masyarakat akan memiliki kesempatan unik untuk menyaksikan peristiwa kosmik yang tak hanya menarik, tetapi juga mendidik dalam memahami alam semesta.
Salah satu peristiwa yang paling dinanti adalah Supermoon atau Cold Moon yang terjadi pada 4 Desember. Pada hari itu, bulan akan berada dalam fase purnama dan berada di jarak terdekat dari Bumi, sehingga tampak lebih besar dan lebih terang.
Fenomena ini menjadi kesempatan yang sempurna bagi para fotografer dan pengamat langit untuk mengabadikan keindahan malam, memanfaatkan cahaya bulan yang maksimal.
Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Pada 13 dan 14 Desember, hujan meteor Geminid akan memukau pengamat langit dengan potensi kemunculan hingga 120 meteor per jam. Ini menjadikan hujan meteor ini salah satu yang paling produktif yang terjadi pada tahun ini.
Kondisi bulan yang minim cahaya pada malam tersebut memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk menikmati keajaiban langit tanpa gangguan.
Fenomena menarik lainnya yang terjadi di bulan Desember 2025 adalah konjungsi antara Bulan dan Saturnus pada 26 Desember. Keduanya akan terlihat saling berdekatan di langit selatan setelah matahari terbenam, menciptakan pemandangan yang spektakuler.
Menjelang akhir bulan, planet Jupiter diprediksi akan semakin terang di langit malam, menandakan kedekatannya dengan fase oposisi yang sudah dijadwalkan pada awal Januari 2026.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: