Kategori Berita
Jumat, 21 NOVEMBER 2025 • 14:25 WIB

Indonesia Resmi Mengakhiri Kejadian Luar Biasa Polio Tipe 2

Indonesia Resmi Mengakhiri Kejadian Luar Biasa Polio Tipe 2Indonesia Resmi Mengakhiri Kejadian Luar Biasa Polio Tipe 2

Indonesia secara resmi mengakhiri Kejadian Luar Biasa (KLB) polio tipe 2 yang diakibatkan oleh rendahnya cakupan imunisasi dalam beberapa tahun terakhir. Keberhasilan ini diumumkan setelah hampir 60 juta dosis imunisasi polio tambahan diberikan kepada anak-anak.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Sejak bulan Juni 2024, tidak ditemukan lagi virus polio di kalangan anak-anak maupun lingkungan. Dengan demikian, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan penutupan KLB pada 19 November 2025.

Penutupan Kejadian Luar Biasa Polio

KLB polio tipe 2 dimulai pada bulan Oktober 2022 dengan munculnya kasus pertama di Aceh. Sejak saat itu, ditemukan sejumlah kasus di beberapa provinsi lainnya di Indonesia.

Dalam mengatasi masalah ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pentingnya kerja sama dalam memberikan perlindungan kepada anak-anak. "Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan. Kita harus terus bekerja sama agar polio tidak kembali dengan memastikan semua anak menerima imunisasi polio lengkap sesuai usia," ujarnya.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025

Respons dan Imunisasi Polio

Sebagai respons terhadap KLB, pemerintah Indonesia melaksanakan dua putaran imunisasi tambahan dengan vaksin novel OPV-2 dari akhir tahun 2022 hingga triwulan ketiga 2024. Hasil dari imunisasi ini menunjukkan peningkatan cakupan imunisasi rutin yang signifikan.

Sebagian besar masyarakat turut berpartisipasi dalam program imunisasi, yang berkontribusi pada penelusuran dan identifikasi kasus polio secara lebih efektif.

Komitmen untuk Masa Depan Bebas Polio

Dr. Saia Ma'u Piukala, Direktur Regional WHO untuk Pasifik Barat, memberikan penekanan akan pentingnya keberhasilan ini untuk menuju dunia tanpa polio. "Saya mendorong seluruh 38 negara dan wilayah di Pasifik Barat untuk tetap waspada," tuturnya.

Pemerintah Indonesia juga mencatat kemajuan dalam deteksi dan investigasi lumpuh layuh akut (AFP) pada anak-anak, yang menunjukkan perbaikan dalam kualitas surveilans. Hal ini menjadi harapan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Indonesia Resmi Mengakhiri Kejadian Luar Biasa Polio Tipe 2

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!