Ledakan di SMAN 72: Densus 88 Ungkap Rincian dan Identifikasi Pelaku
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan bahwa terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, membawa tujuh peledak saat melakukan aksinya.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Dari tujuh peledak tersebut, empat di antaranya meledak di dua lokasi yang berbeda, sementara tiga lainnya tidak aktif.
Ledakan yang terjadi pada Jumat, 7 November 2025, sekitar pukul 12.15 WIB, mengguncang SMAN 72 yang terletak di kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, letusan pertama terjadi saat khotbah Jumat berlangsung, diikuti oleh ledakan kedua dari arah yang berbeda.
Peristiwa ini menyebabkan puluhan siswa mengalami luka bakar dan luka akibat serpihan, serta menciptakan kepanikan di lingkungan sekolah dan masyarakat setempat.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
AKBP Mayndra Eka Wardhana, Juru Bicara Densus 88, menjelaskan, "Benar bahwa ditemukan tujuh peledak," dan menegaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi jenis peledak yang digunakan.
Namun, ia menolak untuk membeberkan rincian spesifik mengenai jenis peledak tersebut, dan mengarahkan pertanyaan lebih lanjut kepada otoritas Brimob Gegana atau Polda Metro Jaya.
"Untuk jenisnya telah diketahui, dan bisa ditanyakan kepada otoritas Brimob Gegana atau Polda Metro Jaya," jelasnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Densus 88 menduga bahwa pelaku adalah salah satu siswa dari SMAN 72.
Kepala Polri juga menegaskan bahwa identitas pelaku telah teridentifikasi, dan langkah-langkah sedang diambil untuk memastikan keamanan di area tersebut.
Situasi ini menciptakan kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat, namun pihak kepolisian berkomitmen untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: