Ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading: Delapan Terluka
Sebuah ledakan terjadi di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat siang, yang berasal dari dalam masjid yang terletak di lingkungan sekolah.
Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Insiden ini mengakibatkan delapan orang terluka, termasuk beberapa pelajar, dan telah memicu aparat keamanan untuk melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
Ledakan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, bertepatan dengan pelaksanaan salat Jumat, di mana masjid yang terletak di sisi kanan sekolah merupakan area yang cukup jauh dari kompleks permukiman warga.
Setelah terjadinya ledakan, aparat gabungan yang terdiri dari TNI, polisi, Brimob, dan Tim Penjinak Bom segera melakukan sterilisasi di lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa tidak ada ancaman lanjutan di tempat tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah segera mengosongkan area untuk menjaga keselamatan siswa dan staf yang berada di lingkungan sekolah.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Menurut laporan dari jurnalis Transmedia, Gunawan Sugro, terdapat setidaknya delapan korban akibat ledakan tersebut, di mana beberapa di antaranya merupakan pelajar yang sedang melaksanakan ibadah di masjid.
Beberapa korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Penanganan medis yang cepat ini menjadi prioritas untuk mengurangi dampak dari insiden yang mengejutkan ini.
Aparat juga berkoordinasi dengan layanan kesehatan untuk memastikan bahwa semua yang terdampak mendapat, akses yang cepat dan memadai untuk perawatan.
Saat ini, aparat masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada ancaman lain yang menyusul. Gunawan melaporkan bahwa ledakan diduga berasal dari sound system yang digunakan saat pelaksanaan salat Jumat.
Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden ini serta untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar sekolah.
Pihak terkait berharap untuk segera mendapatkan informasi yang jelas agar masyarakat tidak merasa cemas dan situasi dapat segera normal kembali.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: