Rama Duwaji: Perjalanan Sang Istri Wali Kota New York City Terpilih
Rama Duwaji, istri Wali Kota New York City terpilih, Zohran Mamdani, menjadi sorotan publik setelah menemani suaminya dalam pidato kemenangan pada pemilihannya baru-baru ini.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Berusia 28 tahun dan keturunan Suriah, Duwaji dijadwalkan akan memulai perannya sebagai first lady New York City pada 1 Januari 2026.
Rama Duwaji merupakan seorang animator dan ilustrator yang telah menghasilkan karya-karya signifikan yang ditampilkan di majalah serta publikasi berita terkemuka.
Dalam artikel terbaru Vogue, ia menampilkan ilustrasi yang mengangkat tema pekerja garmen di New York City, menunjukkan keterlibatan artistiknya dalam isu sosial.
Duwaji menyelesaikan pendidikan sarjana seni komunikasi di Virginia Commonwealth University pada tahun 2019 dan melanjutkan studinya di School of Visual Arts, New York, di mana ia meraih gelar magister seni rupa pada tahun 2024.
Keputusannya untuk pindah ke New York City pada tahun 2021 untuk fokus pada karier seni merupakan langkah berani, di tahun yang sama saat ia bertemu Mamdani di aplikasi kencan Hinge.
Sebagai perempuan keturunan Suriah, Duwaji sering mengeksplorasi identitas dan pengalaman pribadinya dalam karyanya dan berkontribusi dengan perspektif kritis terhadap isu-isu kemanusiaan.
Baca juga: Lima Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Ia mengekspresikan keprihatinan terkait krisis kemanusiaan, termasuk situasi di Palestina dan Sudan, melalui ilustrasi dengan gaya hitam-putih yang khas.
Duwaji dan Mamdani menikah pada bulan Februari dan merayakannya pada bulan Juli di Uganda, berbagi pandangan yang sama mengenai isu-isu kemanusiaan.
Mamdani telah mengkritik kebijakan pemerintah Israel terhadap Gaza, menegaskan sinergi pandangan antara keduanya serta menunjukkan komitmen mereka terhadap keadilan sosial.
Sebagai first lady New York City, Duwaji diharapkan dapat memanfaatkan posisinya untuk mengangkat isu-isu sosial yang penting dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dalam pidato kemenangannya, Mamdani menyatakan, "Untuk istriku yang luar biasa, Rama, hayati. Tak ada seorang pun yang lebih kuinginkan untuk berada di sisiku saat ini dan di setiap momen selain engkau."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: