Kematian Faruk Fatih Ozer: Mantan CEO Thodex Ditemukan Tewas di Penjara
Faruk Fatih Ozer, pendiri dan mantan CEO bursa kripto Turki, Thodex, ditemukan tewas gantung diri saat menjalani hukuman 11.196 tahun penjara.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota
Kematian tersebut terjadi di kamar mandi sel tunggal di Penjara Tertutup Keamanan Tinggi Tipe-F, Tekirdag.
Thodex adalah salah satu bursa kripto terkemuka di Turki, tetapi pada bulan April 2021, perusahaan secara mendadak menghentikan operasinya.
Penghentian yang awalnya dinyatakan sementara ini ternyata merupakan penipuan setelah Ozer melarikan diri ke Albania dengan dana milik investor.
Laporan menunjukkan Ozer dituduh telah menipu lebih dari 400 ribu investor, dengan total kerugian mencapai US$12,5 juta.
Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Setelah diekstradisi pada April 2023, Ozer dihadapkan pada berbagai tuntutan hukum, termasuk penipuan berat dan pencucian uang.
Dia dijatuhi hukuman penjara 11.196 tahun, 10 bulan, dan 15 hari, dengan kedua saudaranya, Guven dan Serap Ozer, mendapat hukuman yang sama.
Dalam proses hukum ini, Badan Investigasi Kejahatan Keuangan (MASAK) menyatakan bahwa Ozer mengalihkan aset kripto ke dompet yang ia kendalikan.
Pihak berwenang kini telah membuka penyidikan formal untuk menyelidiki penyebab kematian Ozer.
Menurut laporan dari media lokal, Turkiye Today, kematian tersebut diduga merupakan aksi bunuh diri, meskipun rincian lebih lanjut masih dalam proses penyelidikan.
Kasus ini menyoroti risiko dan konsekuensi dari investasi di sektor kripto, khususnya bagi para investor yang terkena dampak penipuan.
Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: