Kategori Berita
Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 21:40 WIB

Pengaruh Sosial Media terhadap Persepsi Diri dan Kesehatan Mental di Indonesia

Pengaruh Sosial Media terhadap Persepsi Diri dan Kesehatan Mental di IndonesiaPengaruh Sosial Media terhadap Persepsi Diri dan Kesehatan Mental di Indonesia

Sosial media telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, menghubungkan individu tetapi sekaligus meningkatkan kerentanan psikologis. Banyak pengguna, khususnya remaja, terjebak dalam kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain melalui konten yang mereka lihat di platform tersebut.

Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz

Pengaruh Sosial Media Terhadap Persepsi Diri

Sosial media menyediakan platform bagi individu untuk menampilkan sisi terbaik dari hidup mereka. Hal ini menciptakan standar yang sering kali tidak realistis, di mana pengguna merasa harus memenuhi ekspektasi tersebut.

Banyak pengguna sosial media, terutama remaja, terpapar pada konten selebritis dan influencer yang tampil sempurna, yang membuat mereka mengukur nilai diri berdasarkan pencapaian orang lain. Fenomena ini dapat menyebabkan rasa rendah diri yang mendalam.

Dalam survei terbaru, hampir 70% responden mengaku merasakan tekanan ketika melihat konten orang lain yang lebih 'ideal'. Ini mencerminkan pengaruh signifikan sosial media terhadap kesehatan mental seseorang.

Siklus Perbandingan yang Tidak Sehat

Proses perbandingan di sosial media tidak hanya sekadar melihat foto, melainkan juga melibatkan analisis mendalam kehidupan orang lain. Pengguna membandingkan tidak hanya penampilan tetapi juga pencapaian dan kebahagiaan.

Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan

Hal ini seringkali berujung pada keinginan untuk mencapai level yang sama, bahkan dapat memunculkan langkah-langkah tidak sehat, seperti kompetisi yang berlebihan. Menurut psikolog, siklus perbandingan ini dapat menciptakan dampak negatif yang sulit diputus.

Setiap individu memiliki perjalanan dan waktu yang berbeda; ketika terjebak dalam perbandingan, pengguna sering kali lupa untuk menghargai pencapaian mereka sendiri.

Dampak Terhadap Kesehatan Mental dan Kehidupan Sosial

Perasaan inferior akibat perbandingan ini dapat memicu masalah kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi. Data menunjukkan, individu yang aktif di sosial media lebih mungkin merasa tidak puas dengan hidupnya.

Dampak sosial juga signifikan, di mana rasa iri dan ketidakpuasan dapat menimbulkan konflik dan mengasingkan individu dari teman-teman. Hubungan sosial dapat terganggu akibat dampak negatif ini.

Penting untuk menyadari bahwa apa yang terlihat di sosial media sering kali adalah gambaran tersaring dari realitas. Memfokuskan perhatian pada diri sendiri dan proses pengembangan pribadi menjadi kunci dalam mengatasi perbandingan yang merugikan.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengaruh Sosial Media terhadap Persepsi Diri dan Kesehatan Mental di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!