Studi terbaru menunjukkan adanya tren mengkhawatirkan terkait meningkatnya angka kematian di kalangan remaja dan orang dewasa muda di seluruh dunia.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Sebuah laporan dari Global Burden of Disease (GBD) yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet mengungkapkan detail tentang krisis ini pada World Health Summit di Berlin.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa meskipun harapan hidup global terus meningkat, terdapat lonjakan kematian di kalangan generasi muda, khususnya di Amerika Utara dan sebagian Amerika Latin.
Bunuh diri dan penyalahgunaan obat-obatan serta alkohol menjadi faktor pendorong utama peningkatan angka kematian ini.
Direktur Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), Dr Christopher Murray, menyoroti bahwa 'peningkatan tajam pada usia remaja dan dewasa muda sangat mencolok dalam data kami.'
Kondisi ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap kesehatan mental dan perilaku berisiko yang dapat mempengaruhi generasi muda.
Dalam analisis terpisah, kawasan Afrika Sub-Sahara menunjukkan bahwa angka kematian anak usia 5-14 tahun lebih tinggi dari perkiraan.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN
Penyakit menular dan cedera tidak disengaja menjadi penyebab utama dari fenomena ini.
Untuk perempuan berusia 15-29 tahun, tingkat kematian tercatat 61% lebih tinggi, didorong oleh komplikasi kehamilan, kecelakaan lalu lintas, dan penyakit meningitis.
Murray menyatakan, 'temuan ini harus menjadi alarm bagi pemerintah dan pemimpin sektor kesehatan untuk bertindak cepat.'
Secara global, dua pertiga dari beban penyakit berasal dari penyakit kronis, sementara gangguan kesehatan mental juga mengalami peningkatan signifikan.
Peneliti melaporkan bahwa satu dari dua beban penyakit dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko seperti hipertensi dan obesitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: