Mengenal Perbedaan Gejala Flu dan Demam Berdarah pada Musim Pancaroba
Musim pancaroba sering menyebabkan banyak orang terpapar berbagai penyakit, di antaranya flu dan dengue.
Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Memahami perbedaan gejala antara flu biasa dan demam berdarah (DBD) sangat penting untuk penanganan yang tepat.
Flu biasa biasanya dimulai dengan gejala ringan seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.
Seseorang yang mengalami flu sering merasa lelah dan bisa disertai demam yang tidak terlalu tinggi.
Gejala lain yang bisa muncul adalah nyeri otot dan sakit kepala. Meskipun bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, flu biasa biasanya dapat sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu.
Flu biasa lebih disebabkan oleh virus dan tidak berhubungan langsung dengan gigitan nyamuk seperti penyakit menular lainnya.
Demam berdarah memiliki gejala yang lebih serius dan biasanya dimulai dengan demam tinggi mendadak.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Seseorang yang terkena DBD dapat merasakan nyeri di seluruh tubuh, termasuk nyeri di belakang mata.
Gejala lain yang perlu dicermati adalah bercak perdarahan di kulit, gusi yang berdarah, atau bahkan muntah.
DBD dapat mengakibatkan penurunan jumlah trombosit yang berbahaya bagi kesehatan. Jika ada indikasi gejala DBD, sangat penting untuk segera mencari perawatan medis untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Memahami perbedaan gejala adalah langkah awal untuk identifikasi.
Jika gejala terasa parah, terutama disertai tanda-tanda perdarahan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: