Ilustrasi Danantara. (Foto: Istimewa)
KAMI INDONESIA – Di tengah persaingan investasi global yang semakin ketat, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara memiliki strategi yang jelas untuk menarik perhatian investor Thailand.
Dengan dukungan dari tokoh-tokoh bertaraf internasional seperti Tony Blair dan Thaksin Shinawatra, Danantara berpeluang memanfaatkan pengalaman dan wawasan dari para pemimpin ini dalam pengelolaan kekayaan negara.
Pendekatan ini tidak hanya memberikan nilai tambah, tetapi juga memperkuat citra Danantara sebagai lembaga investasi yang profesional dan terpercaya. Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Danantara untuk memperluas jangkauan investasi di Thailand.
Hal ini diperkuat dengan rencana untuk mengadakan Joint Trade Commission yang pertama, yang diharapkan dapat memperkuat kerja sama dengan lembaga-lembaga investasi di Thailand. Keputusan ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan sinergi antara kedua negara dan mendapatkan kepercayaan dari investor.
Keberadaan tokoh-tokoh berpengaruh di dewan pengawas Danantara menjadi salah satu daya tarik utama. Tony Blair sebagai mantan Perdana Menteri Inggris dan Thaksin Shinawatra yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand, masing-masing membawa pengalaman dalam memimpin negara dan mengelola aset publik.
Dengan pengalaman global ini, mereka diharapkan dapat memberikan panduan yang berharga bagi Danantara dalam strategi andalan investasi. Menghadirkan mantan pemimpin dunia dalam pengelolaan lembaga ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor.
Danantara kini berada di garis depan dalam menarik investasi asing langsung dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global, terutama di kawasan Asia Tenggara. Kedua tokoh tersebut memiliki reputasi yang dapat membuka pintu bagi hubungan ekonomi yang lebih dalam antara Indonesia dan Thailand.
Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dengan Thailand melalui Danantara. Dengan melihat potensi kerjasama yang luas, Prabowo berharap dapat menciptakan lebih banyak peluang kerja dan investasi yang saling menguntungkan.
Dengan dukungan dari pemerintah, Danantara berkomitmen untuk menjaring investasi dari Thailand serta mendukung Thailand dalam mencapai status anggota BRICS. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kerja sama regional yang lebih erat.
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) juga bersiap untuk berkolaborasi dengan Danantara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Kerjasama ini tidak hanya berfokus pada investasi, tetapi juga pada pembangunan SDM yang mampu bersaing secara internasional. Dengan keunggulan dalam manajemen SDM, hipmi berharap dapat menciptakan kultur kerja yang profesional dan berorientasi hasil.
Rencana ini sejalan dengan upaya Danantara untuk diakui sebagai sovereign wealth fund yang dikelola dengan standar internasional setara dengan lembaga investasi terkemuka di kawasan Asia.
Dalam mengelola investasi dan aset publik, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal utama yang harus ditegakkan. Danantara berupaya menerapkan prinsip-prinsip ini agar investor dapat memiliki kepercayaan penuh dalam berinvestasi.
Upaya evaluasi dan penilaian terhadap kinerja BUMN-BUMN juga menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa pengelolaan investasi berjalan dengan baik dan memberikan hasil maksimal bagi negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: