Kategori Berita
Minggu, 22 JUNI 2025 • 22:03 WIB

Pasar Kripto Tertekan Setelah Intervensi Militer AS di Timur Tengah

KAMI INDONESIA – Pasar kripto mengalami kerugian signifikan setelah terjadinya intervensi militer oleh Amerika Serikat di Timur Tengah, khususnya terkait konflik antara Iran dan Israel. Serangan udara yang diluncurkan AS terhadap beberapa situs nuklir di Iran menjadi faktor utama penurunan nilai aset digital.

Reaksi pasar terhadap serangan ini terlihat dengan aksi jual besar-besaran yang mempengaruhi mayoritas koin digital. Ethereum, misalnya, tercatat mengalami penurunan lebih dari 5% dan diperdagangkan di bawah angka $2.300, mencatat level terendah dalam sebulan.

Reaksi Pasar Terhadap Serangan AS

Pada saat serangan udara dimulai pada Sabtu malam (21/6), pasar kripto langsung bereaksi negatif dengan aksi jual yang masif. Altcoin lainnya juga terpengaruh, seperti Cardano yang mencatat penurunan hingga 6%, mendekati level terendah dalam tiga bulan terakhir.

Tak hanya itu, token-token berbasis AI, seperti VIRTUAL dan FET, juga mengalami kerugian tajam, dengan penurunan hampir 10%. Momen ini menunjukkan reaksi pasar yang sangat sensitif terhadap ketegangan geopolitik yang terjadi.

Bitcoin Masih Bertahan di Atas USD 102.000

Di tengah tekanan hebat terhadap pasar kripto, Bitcoin masih mampu bertahan di atas angka $102.500. Meskipun demikian, ada indikasi bahwa jika konflik berlanjut, Bitcoin dapat mengalami penurunan di bawah level psikologis $100.000.

Para analis memperingatkan bahwa berlanjutnya ketegangan di wilayah tersebut dapat mengganggu stabilitas pasar kripto dalam jangka pendek.

Likuidasi Kripto Melonjak dan Sentimen Pasar Berubah

Hari ini, tercatat terjadi likuidasi di pasar kripto yang mencapai sekitar $670 juta akibat respons negatif dari para investor. Sentimen pasar saat ini beranjak menuju bearish, di mana para trader kini memfokuskan perhatian pada langkah strategis selanjutnya dari Iran.

Peringatan yang disampaikan oleh Presiden Trump mengenai kemungkinan tindakan lanjut Amerika Serikat turut meningkatkan kekhawatiran para investor. Analis BeInCrypto menyatakan bahwa harga Bitcoin bisa turun hingga 10% jika AS semakin terlibat dalam konflik tersebut, mempertegas kekhawatiran yang mendalam di kalangan pelaku pasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pasar Kripto Tertekan Setelah Intervensi Militer AS di Timur Tengah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!