Selasa, 10 MARET 2026 • 13:35 WIB

Risiko Demensia Terkait Kesepian Meningkat Signifikan Menurut Penelitian

Author

Risiko Demensia Terkait Kesepian Meningkat Signifikan Menurut Penelitian

Sebuah penelitian meta-analisis menunjukkan bahwa kesepian dapat meningkatkan risiko demensia hingga 31 persen. Penelitian ini mencakup lebih dari 600.000 peserta dari berbagai kajian sebelumnya.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi

Temuan ini diterbitkan dalam jurnal National Mental Health dan dilakukan oleh akademisi dari Florida State University College of Medicine. Penelitian ini menegaskan dampak besar kesepian terhadap kesehatan kognitif individu.

Hubungan Antara Kesepian dan Demensia

Penelitian ini mengeksplorasi berbagai studi yang menganalisis keterkaitan antara kesepian dan demensia. Beberapa studi yang terlibat juga membahas risiko demensia jenis Alzheimer dan demensia vaskular.

Dengan menggabungkan 21 studi, meta-analisis ini menyoroti hubungan antara kesepian dan gangguan kognitif, serta dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik. Penemuan menunjukkan bahwa kesepian merupakan faktor risiko signifikan.

Martina Luchetti, penulis utama studi, mengungkapkan bahwa demensia merupakan suatu spektrum. Ia menekankan bahwa perubahan neuropatologis di otak dapat terjadi beberapa dekade sebelum gejala terlihat.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025

Faktor Risiko Kesepian

Penelitian ini menemui beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kesepian. Masalah penglihatan, pendengaran, mobilitas yang terbatas, dan kurangnya akses transportasi adalah beberapa di antaranya.

Perubahan dalam status sosial, seperti pensiun atau kematian orang terkasih, juga berkontribusi terhadap kesepian. Di sisi lain, seseorang dapat merasa terisolasi meski berada di tengah keramaian.

Kesepian didefinisikan sebagai kurangnya hubungan bermakna dan rasa memiliki, yang merupakan kebutuhan fundamental manusia. Dampak dari perasaan ini dapat menyebabkan gejala psikologis seperti depresi dan perilaku tidak sehat.

Langkah Pencegahan Kesepian

Artikel ini juga membahas beberapa upaya untuk mencegah kesepian. Memelihara hubungan sosial yang sehat dan berkelanjutan merupakan langkah yang sangat disarankan.

Masyarakat disarankan untuk mencari cara baru terhubung dengan orang-orang di sekitarnya serta menghubungi mereka yang mungkin sedang mengalami kesepian. Meluangkan waktu untuk komunikasi dapat mengurangi perasaan isolasi.

Aksi interaksi yang dilakukan, baik lewat telepon, pesan, maupun kunjungan langsung, dapat memberikan motivasi bagi individu yang merasa terasing. Dengan memahami cara mengurangi kesepian, diharapkan risiko demensia dapat diminimalkan.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU