BNP Paribas Open 2026, turnamen WTA 1000 yang diadakan di gurun pasir California, akan dimulai pada Rabu (4/3) dengan persaingan yang ketat antara petenis putri teratas dunia.
Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Aryna Sabalenka, Naomi Osaka, dan Madison Keys adalah beberapa nama besar yang dijadwalkan berkompetisi, menjanjikan permainan yang menarik dan kompetitif.
Kembalinya Aryna Sabalenka dan Naomi Osaka
Aryna Sabalenka, yang kini berada di peringkat No. 1 dunia, menjadi sorotan utama di BNP Paribas Open 2026 setelah mencatatkan performa luar biasa dengan 11 kemenangan dan 1 kekalahan di Australia.
Meskipun belum pernah memenangkan gelar di Indian Wells, Sabalenka tetap berkomitmen untuk mengatasi tantangan dari pemain lain, termasuk Amanda Anisimova, yang diunggulkan sebagai salah satu lawan kuat di kuarter pertama.
Kembalinya Naomi Osaka, yang menjadi juara turnamen ini pada tahun 2018, menambah daya tarik untuk co-edisi ini, di mana penonton dapat mengharapkan pertandingan seru antara petenis-petenis bertalenta ini di putaran awal.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Pertarungan di Kuarter Kedua: Coco Gauff dan Jasmine Paolini
Coco Gauff, yang baru saja berkompetisi di Dubai, memimpin kuarter kedua dengan kemungkinan menghadapi Jasmine Paolini, yang sukses meraih gelar di Roma tahun lalu.
Meskipun Paolini memiliki catatan positif atas Gauff dalam beberapa pertemuan sebelumnya, Gauff menunjukkan peningkatan signifikan dengan mengalahkan Paolini dalam dua duel terakhir mereka.
Di kuarter ini, Alexandra Eala juga menarik perhatian setelah tampil baik melawan Gauff, menambah elemen persaingan di bagian undian ini.
Ancaman di Kuarter Ketiga dan Keempat: Pegula dan Swiatek
Jessica Pegula, peringkat lima dunia, menjadi ancaman utama di kuarter ketiga setelah meraih gelar karir kesepuluhnya di Dubai, menjanjikan pertandingan menarik sewaktu bersaing dengan Elena Rybakina.
Rybakina, yang performanya sempat terganggu di Timur Tengah, diharapkan kembali fit untuk menghadapi Pegula, mengingat sejarah pertemuan mereka yang cukup ketat.
Di kuarter keempat, Iga Swiatek, sebagai unggulan teratas, dihadapkan pada juara bertahan Mirra Andreeva, yang berhasil mengalahkannya pada semifinal tahun lalu, menambah ketegangan dalam kompetisi ini.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: