Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 13:45 WIB

Warga Gelar Tahlilan di Depan Kediaman Presiden Jokowi di Solo

Author

Warga Gelar Tahlilan di Depan Kediaman Presiden Jokowi di Solo

Sebuah video yang memperlihatkan tahlilan oleh warga di depan kediaman Presiden Joko Widodo di Solo baru-baru ini menjadi viral di media sosial.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Peristiwa ini dilaksanakan pada 18 Januari 2026 dan ditujukan sebagai bentuk dukungan terhadap Presiden oleh masyarakat setempat.

Kegiatan Tahlilan dan Respons Warga

Dalam video yang beredar, sekelompok warga terlihat duduk bersila dan melantunkan doa di depan kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Masyarakat menyampaikan harapan agar Presiden Jokowi panjang umur dan diberkahi kehidupannya, serta dukungan dalam menghadapi berbagai tantangan.

"Semoga dia panjang umur, diberkahi kehidupannya dan kita semua warga Banyumas mendukung dengan sepenuhnya," ungkap salah satu perempuan dalam video tersebut.

Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Pernyataan Ajudan Presiden

AKBP Syarif Fitriansyah, ajudan Presiden, mengonfirmasi bahwa kegiatan tahlilan tersebut tidak mengganggu agenda Presiden di Jakarta pada hari yang sama.

"Ya betul (tahlilan). Pada saat tanggal 18 Januari 2026 itu, kita sambut dan terima surat maupun kehadirannya," kata Syarif kepada media.

Meskipun Jokowi harus terbang pagi untuk menghadiri pernikahan asisten pribadi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, ia tetap menghargai kehadiran warga.

Makna Tahlilan Bagi Warga

Syarif juga menjelaskan bahwa kunjungan warga ke rumah Presiden merupakan bentuk penghormatan dan solidaritas dari masyarakat.

"Bapak sama sekali tidak merasa terganggu," ungkap Syarif, menegaskan bahwa Presiden Jokowi menyambut baik kehadiran warga.

Seorang perwakilan warga mengatakan, "Kami dari kalangan santri tentunya berbekal pada apa yang kami yakini, barang siapa yang tidak bisa berterima kasih kepada sesama, dia nggak mungkin bisa bersyukur kepada Tuhannya."

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU