Rabu, 28 JANUARI 2026 • 13:37 WIB

Pemantauan Situasi Iran oleh Rusia dan China di Tengah Ketegangan Militer AS

Author

Pemantauan Situasi Iran oleh Rusia dan China di Tengah Ketegangan Militer AS

Rusia dan China kini aktif memantau situasi di Iran sebagai respons terhadap pengiriman kapal induk oleh Amerika Serikat ke kawasan tersebut.

Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Kehadiran armada militer AS memicu kekhawatiran di kedua negara sekutu ini, yang berupaya menganalisis kondisi keamanan yang berkembang.

Diskusi Tingkat Tinggi antara Rusia dan China

Menteri Pertahanan Rusia, Andrei Belousov, melakukan diskusi dengan Menteri Pertahanan China, Dong Jun, untuk membahas situasi terkini di Iran.

Dalam pertemuan tersebut, Belousov menggarisbawahi pentingnya 'terus menganalisis situasi keamanan dan mengambil tindakan yang tepat'.

Dong menambahkan bahwa China siap untuk berkolaborasi dengan Rusia dalam menghadapi 'risiko dan tantangan' yang muncul dari ketegangan di kawasan tersebut.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Hubungan Strategis Rusia dan China dengan Iran

Rusia dan China memiliki hubungan yang erat dalam aspek keamanan dan komersial, dengan Iran sebagai sekutu strategis yang signifikan.

Status Iran sebagai negara pemilik kekuatan nuklir semakin memperkuat kepentingan dua negara sekutu ini.

Namun, analis kebijakan Ellie Geranmayeh memperoleh pandangan bahwa kemungkinan intervensi langsung dari Beijing dan Moskow dalam konflik akan sangat kecil.

Pernyataan Trump mengenai Pengiriman Kapal Induk

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah menyatakan bahwa 'armada besar' telah dikirimkan ke dekat Iran, yang mencakup kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kelompok tempurnya.

Trump juga memaparkan bahwa pengerahan ini lebih besar dibandingkan dengan pengiriman aset militer AS ke Venezuela yang sebelumnya mengakibatkan penggulingan Presiden Nicolas Maduro.

Dalam wawancara terpisah, Trump menambahkan, 'Kita memiliki armada besar di dekat Iran. Lebih besar dari Venezuela.'

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU