Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan penyesalan yang mendalam atas keputusan Amerika Serikat (AS) untuk menarik diri dari keanggotaan badan PBB tersebut.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas
Langkah ini dinilai dapat mengurangi tingkat keamanan tidak hanya bagi AS tetapi juga bagi masyarakat global secara keseluruhan.
Dampak Penarikan AS dari WHO
Keputusan penarikan yang diambil oleh AS menghapus salah satu suara kunci dalam organisasi internasional yang bertanggung jawab atas isu kesehatan global.
Sebagai salah satu anggota pendiri, kontribusi yang diberikan AS selama ini sangat signifikan, mencakup pencapaian penting seperti pemberantasan cacar dan respons terhadap penyakit menular lainnya.
WHO mengingatkan bahwa tindakan ini menimbulkan risiko kesehatan tambahan bagi masyarakat global, dengan menegaskan bahwa keputusan ini 'membuat America Serikat dan dunia menjadi kurang aman'.
Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Tanggapan WHO terhadap Kritik Alasan Penarikan
WHO menjawab berbagai kritik yang menyoroti evaluasi terhadap kinerjanya selama pandemi COVID-19, termasuk tuduhan bahwa mereka gagal dalam mendistribusikan informasi penting.
Dalam menanggapi tuduhan tersebut, WHO menyatakan bahwa mereka telah bertindak dengan cepat dan transparan selama pandemi, dengan mengatakan, 'WHO bertindak cepat, membagikan semua informasi yang dimilikinya dengan cepat dan transparan kepada dunia'.
Pernyataan ini menunjukkan upaya WHO untuk mendemonstrasikan bahwa mereka berkomitmen pada transparansi dan keterbukaan informasi.
Harapan untuk Keterlibatan AS di Masa Depan
Meskipun terdapat ketegangan dalam hubungan, WHO mengungkapkan harapan agar AS dapat kembali berpartisipasi secara aktif dalam forum kesehatan internasional.
Organisasi ini menggarisbawahi pentingnya kerja sama dengan negara-negara lain dalam mencapai standar kesehatan yang lebih baik di seluruh dunia.
WHO menegaskan bahwa mereka beroperasi dengan prinsip netralitas, mengedepankan penghormatan terhadap kedaulatan negara anggota, mengingatkan bahwa, 'WHO selalu dan tetap netral dan ada untuk melayani semua negara, dengan menghormati kedaulatan mereka'.
Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: