Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 10:35 WIB

Peran Menyikat Gigi dalam Meningkatkan Kesehatan Pasien di Rumah Sakit

Author

Peran Menyikat Gigi dalam Meningkatkan Kesehatan Pasien di Rumah Sakit

Penelitian yang dilaksanakan oleh Harvard menunjukkan bahwa menyikat gigi dua kali sehari dapat secara signifikan mengurangi risiko pneumonia pada pasien yang dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik

Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya kebersihan mulut untuk mendukung kesehatan pasien selama masa perawatan medis.

Dampak Menyikat Gigi terhadap Kesehatan Pasien

Menyikat gigi memiliki kemampuan untuk mengeliminasi bakteri penyebab masalah kesehatan serius. Dr. Tien Jiang dari Harvard menyatakan, "Menyikat gigi membantu menghilangkan bakteri yang dapat memicu berbagai dampak kesehatan serius. Itu sangat masuk akal."

Berdasarkan penelitian, plak gigi bersifat lengket sehingga berkumur saja tidak cukup untuk membersihkan mulut secara efektif. "Hanya dengan menyikat gigi, bakteri tersebut bisa benar-benar disingkirkan," jelas Dr. Jiang.

Pneumonia menjadi infeksi yang umum terjadi pada pasien rawat inap, dan Agency for Healthcare Research and Quality melaporkan bahwa lebih dari 633 ribu pasien di Amerika mengalami pneumonia selama perawatan untuk penyakit lainnya.

Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Proses Penelitian dan Temuan Utama

Para peneliti melakukan analisis terhadap 15 uji klinis yang melibatkan hampir 2.800 pasien dalam kondisi kritis. Uji klinis ini membandingkan efektivitas penyikatan gigi pada pasien siang dan malam.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menyikat gigi dua kali sehari memiliki risiko 33 persen lebih rendah untuk mengembangkan pneumonia akibat perawatan rumah sakit. Selain itu, pasien yang menggunakan ventilator menunjukkan peningkatan kesehatan yang signifikan.

Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan penurunan 19 persen pada risiko kematian di ICU serta waktu pemulihan yang lebih cepat bagi pasien yang menjalani kebiasaan menyikat gigi.

Kekuatan dan Keterbatasan Penelitian

Kekuatan utama dari penelitian ini adalah penggabungan banyak studi dalam analisis besar, yang merupakan pencapaian signifikan dalam bidang kedokteran gigi. Dr. Jiang menekankan, "Dalam bidang kedokteran gigi, memiliki 15 uji klinis acak adalah pencapaian luar biasa."

Namun, terdapat variasi dalam teknik menyikat gigi di tiap rumah sakit, dan penelitian ini tidak dapat dilakukan secara 'blind', yang dapat mempengaruhi perilaku tenaga medis. Hal ini menjadi tantangan dalam penilaian objektif terhadap efek perawatan.

Pneumonia kerap terjadi akibat terhirupnya kuman dari mulut, dengan risiko yang meningkat pada pasien ventilator karena selang pernapasan dapat menghantarkan bakteri langsung ke paru-paru. Dr. Jiang menjelaskan, "Pasien yang menggunakan ventilator kehilangan mekanisme alami untuk membersihkan saluran napas atas."

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU