Perum Bulog telah melaksanakan penyaluran bantuan beras mencapai 53.586 ton untuk korban banjir dan longsor di Sumatera, yang dilakukan sejak akhir November 2025 hingga 20 Januari 2026.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
Bantuan tersebut mencakup tiga provinsi yang terdampak, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sebagai bagian dari tindakan respons pemerintah terhadap bencana alam yang terjadi.
Detail Penyaluran Bantuan
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa total bantuan pangan yang disalurkan terdiri dari 53.586 ton beras dan 6.515 kiloliter minyak goreng guna mendukung kebutuhan masyarakat yang terkena dampak.
Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Rizal juga menyebutkan bahwa penyaluran dilakukan dengan memperkuat pasokan di setiap daerah, termasuk dengan menambah alokasi bantuan untuk memenuhi permintaan masyarakat.
"Kemarin Aceh minta 10 ribu ton tambahan beras, kami tambahkan menjadi 30 ribu ton," ungkapnya, menunjukkan komitmen Bulog dalam memenuhi kebutuhan pangan pasca-bencana.
Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Strategi dan Tantangan Distribusi
Bulog telah menyiapkan stok beras di titik-titik strategis seperti bandara dan pelabuhan utama untuk mempercepat proses penyaluran bantuan kepada korban bencana.
"Di Bandara Aceh, Lanud Suwondo Sumatra Utara, dan Bandara Padang kami standby-kan setiap hari 50 ton beras," ujarnya, menjelaskan langkah efisiensi yang dilakukan dalam pengiriman.
Namun, terdapat tantangan dalam proses distribusi, khususnya di daerah terisolir seperti Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah, yang memerlukan pengiriman melalui jalur darat dan udara.
Penguatan Stok dan Program CSR
Bulog memastikan bahwa persediaan beras yang dimiliki dalam keadaan aman, dengan cadangan di Aceh mencapai 61.721 ton, serta di Sumatra Utara 17.425 ton dan Sumatra Barat 5.627 ton.
Selain mendistribusikan beras dan minyak goreng, Bulog juga menjalankan program CSR Bulog Peduli yang mencakup paket sembako, pakaian layak pakai, dan perlengkapan harian untuk mendukung masyarakat yang terdampak bencana.
Rizal menegaskan bahwa pihaknya berusaha memastikan tidak ada masyarakat yang kekurangan bahan pokok setelah bencana yang terjadi.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: