Kekurangan vitamin D semakin menjadi perhatian serius dalam kesehatan masyarakat, terutama bagi individu yang tinggal di daerah dengan paparan sinar matahari terbatas.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota
Gejala yang muncul akibat kekurangan vitamin D menunjukkan dampak luas, tidak hanya pada fisik tetapi juga kesehatan mental.
Gejala Fisik Kekurangan Vitamin D
Salah satu gejala paling umum dari kekurangan vitamin D adalah rasa lelah dan lemas yang berkepanjangan. Hal ini terjadi karena vitamin D berperan penting dalam fungsi otot dan pengurangan energi.
Rasa sakit pada otot dan tulang juga dapat menjadi indikasi kekurangan vitamin D. Vitamin ini membantu menjaga kesehatan tulang dengan mengatur penyerapan kalsium yang diperlukan.
Selain itu, kondisi kulit yang kering dan munculnya bercak kehijauan atau kemerahan juga dapat disebabkan oleh rendahnya kadar vitamin D. Kesehatan kulit sangat dipengaruhi oleh vitamin ini.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Dampak Jangka Panjang Kekurangan Vitamin D
Kekurangan vitamin D dapat berujung pada pengeroposan tulang (osteoporosis) seiring bertambahnya usia. Ini berisiko tinggi bagi orang tua yang mulai kehilangan kepadatan tulang.
Sebuah studi menunjukkan bahwa rendahnya kadar vitamin D juga dihubungkan dengan masalah kesehatan mental, termasuk depresi. Vitamin ini berperan dalam kesehatan otak dan suasana hati.
Lebih jauh lagi, kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Penelitian mengindikasikan hubungan antara kadar vitamin D yang rendah dengan masalah kesehatan serius tersebut.
Cara Mencegah Kekurangan Vitamin D
Sumber utama vitamin D adalah paparan sinar matahari secara teratur. Penting untuk menghabiskan waktu di luar ruangan, terutama di pagi hari saat sinar matahari lebih baik.
Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin D, seperti ikan salmon, minyak hati ikan cod, dan produk susu fortifikasi, sangat dianjurkan untuk meningkatkan asupan.
Pada beberapa individu, suplemen vitamin D mungkin perlu dipertimbangkan, terutama bagi mereka dengan risiko tinggi kekurangan. Konsultasi dengan ahli kesehatan sangat penting sebelum memulai suplemen tersebut.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: