Senin, 29 DESEMBER 2025 • 20:40 WIB

Motif Tragis di Balik Tindakan Pembunuhan Siswi Terhadap Ibunya di Medan

Author

Motif Tragis di Balik Tindakan Pembunuhan Siswi Terhadap Ibunya di Medan

Polrestabes Medan mengungkapkan motif di balik pembunuhan yang dilakukan oleh seorang siswi berusia 12 tahun berinisial A terhadap ibunya, FS. Tindakan ini diduga dipicu oleh kekerasan yang dialami A serta penghapusan permainan favoritnya.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Calvijn Simanjuntak menyatakan bahwa A melakukan pembunuhan setelah mengalami perlakuan keras dari ibunya yang menggunakan pisau. Pernyataan ini menunjukkan dampak serius dari kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak.

Latar Belakang Kasus

Kejadian tragis ini berlangsung di Kecamatan Medan Sunggal pada Rabu, 10 Desember. A terbangun di malam hari dan menikam ibunya hingga tewas setelah menyaksikan ibu tertidur di sampingnya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Calvijn Simanjuntak menjelaskan bahwa A telah lama menyimpan emosi negatif terhadap ibunya. Perlakuan kekerasan yang diterima dari ibunya ternyata sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Motif Kekerasan yang Diterima

Calvijn menjelaskan bahwa korban sering mengancam suami dan anak-anaknya. A dan saudaranya sering dipukul dengan sapu, tali pinggang, serta dicubit, yang menyebabkan akumulasi kemarahan pada A.

Di samping kekerasan fisik, penghapusan akses A terhadap game online favoritnya turut memicu tindakan tersebut. A dilaporkan merasa sakit hati setelah ibunya menghapus permainan 'Murder Mystery' dari perangkat ponselnya.

Pengaruh Media terhadap Tindakan Kekerasan

Kombes Pol Calvijn menanggapi bahwa A baru-baru ini terpengaruh oleh game 'Murder Mystery' dan serial anime Detektif Conan. Dia menyatakan, 'Adik melihat game Murder Mystery pada season Kills Others menggunakan pisau dan juga menonton serial anime Detektif Conan episode 271 dengan adegan pembunuhan menggunakan pisau.'

Sikap A yang terinspirasi dari permainan dan tayangan tersebut diyakini memperkuat niatnya untuk melakukan tindakan kejahatan. Kombes Pol Calvijn menegaskan bahwa sistem peradilan pidana anak akan diterapkan untuk menangani kasus ini.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU