Senin, 29 DESEMBER 2025 • 18:17 WIB

Pengakuan Resmi Diabetes Tipe 5: Tantangan dan Dampaknya di Seluruh Dunia

Author

Pengakuan Resmi Diabetes Tipe 5: Tantangan dan Dampaknya di Seluruh Dunia

Federasi Diabetes Internasional (IDF) baru-baru ini mengumumkan pengakuan resmi untuk diabetes tipe 5, sebuah langkah penting dalam dunia medis.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas

Dengan keputusan ini, lembaga kesehatan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diharapkan dapat menanggapi masalah serius yang dihadapi sekitar 25 juta orang di seluruh dunia.

Sejarah dan Pengakuan Diabetes Tipe 5

Diabetes tipe 5 pertama kali dideskripsikan pada tahun 1955 di Jamaika, meskipun baru mendapat perhatian lebih di era pasca 1980-an.

Kontroversi mengenai kondisi ini masih hangat, hingga akhirnya pada tahun 2025, IDF mengakui keberadaan diabetes tipe 5.

Keberadaan kondisi ini mengindikasikan perlunya perhatian lebih dari pihak medis terhadap kelompok dengan akses kesehatan terbatas.

Ketidakpahaman dan kurangnya penelitian telah menyebabkan banyak penderita keliru didiagnosis sebagai tipe diabetes lainnya, sehingga pengobatan yang diterima sering kali tidak tepat.

Dampak Malnutrisi dan Progres Penelitian

Diabetes tipe 5 berkaitan erat dengan kekurangan gizi kronis, yang memainkan peran penting dalam pengembangan kondisi ini.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Menurut Meredith Hawkins, seorang ahli endokrinologi dari Global Diabetes Institute, diabetes tipe 5 lebih umum dibandingkan tuberkulosis dan hampir setara dengan HIV/AIDS.

Dengan pengakuan resmi ini, penelitian lebih mendalam serta upaya penanganan menjadi sangat penting, mengingat dampak negatif yang muncul akibat kesalahan diagnosis.

Penelitian awal menunjukkan bahwa kekurangan nutrisi yang berkepanjangan dapat merusak pankreas, yang berdampak pada produksi insulin.

Kesulitan Diagnosa dan Upaya Ke Depan

Hingga saat ini, belum ada konsensus global tentang metode diagnosis diabetes tipe 5 yang standar.

IDF telah membentuk kelompok kerja yang diketuai oleh Hawkins bertujuan untuk merumuskan kriteria diagnosis dan pedoman terapi.

Profil metabolik yang unik pada diabetes tipe 5 sering kali memerlukan sedikit tambahan insulin, yang jika salah dosis dapat berakibat fatal di daerah dengan kekurangan pangan.

Karena itu, pemahaman menyeluruh oleh tenaga kesehatan mengenai karakteristik diabetes tipe 5 sangat krusial untuk menjamin penanganan yang tepat.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU