Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merilis pedoman terbaru mengenai penggunaan obat Glucagon-Like Peptide 1 (GLP-1) sebagai solusi untuk masalah obesitas yang semakin meningkat di seluruh dunia.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pedoman ini bertujuan untuk membantu mengatasi tantangan serius yang dihadapi lebih dari satu miliar orang dengan masalah obesitas.
Tantangan Global Obesitas
Obesitas telah menjadi masalah kesehatan yang signifikan di seluruh dunia, dengan sekitar 3,7 juta kematian pada tahun 2024 yang terkait dengan kondisi ini.
WHO mencatat bahwa obesitas tidak hanya mempengaruhi kesehatan individu tetapi juga memberikan dampak yang mendalam terhadap sistem kesehatan secara keseluruhan.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
Panduan Terbaru WHO
Dalam pedoman terbaru, WHO merekomendasikan penggunaan obat GLP-1 untuk orang dewasa yang mengalami obesitas jangka panjang, tetapi tidak untuk ibu hamil.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan, "Obesitas merupakan tantangan kesehatan global, di mana WHO berkomitmen untuk mengatasinya."
Penggunaan dan Efikasi Obat GLP-1
Meskipun obat GLP-1 diharapkan dapat membantu menekan dampak obesitas, rekomendasi penggunaannya masih bersifat kondisional.
Hal ini disebabkan oleh terbatasnya data mengenai efikasi dan keamanan jangka panjang dari konsumsi obat ini.
Penting untuk dicatat bahwa penggunaan GLP-1 harus diiringi dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik secara rutin.
Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: