Aktivitas tambang ilegal yang marak di Indonesia semakin menjadi perhatian, terutama di wilayah-wilayah berbukit. Keberadaan tambang ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi memicu longsor yang merugikan banyak pihak.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Proses penambangan yang dilakukan secara sembarangan mengakibatkan perubahan struktur tanah yang signifikan, yang pada gilirannya meningkatkan risiko longsor saat hujan deras.
Dampak Negatif Penambangan Ilegal
Penambangan ilegal seringkali dilakukan tanpa mematuhi norma lingkungan yang ada. Akibatnya, fungsi ekosistem seperti penyerapan air tanah dan kestabilan lereng menjadi terganggu.
Tanpa adanya vegetasi yang cukup, air hujan tidak lagi dapat terserap dengan baik ke dalam tanah, meningkatkan risiko terjadinya pembanjiran dan longsor.
Selain itu, kegiatan penambangan menimbulkan lubang-lubang besar di permukaan tanah, menciptakan area rentan ketika curah hujan semakin tinggi.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025
Analisis Wilayah Berbukit dan Risiko Longsor
Wilayah berbukit memiliki karakteristik geologis yang membuatnya lebih mudah mengalami longsor, terutama jika tidak ada vegetasi. Penambangan ilegal yang menghapus vegetasi memperparah kondisi ini.
Selain berkurangnya daya dukung tanah, getaran yang dihasilkan dari aktivitas tambang dapat menyebabkan retakan pada lereng-lereng bukit, memicu lika-liku alami tanah.
Seperti yang diungkapkan oleh ahli geologi, 'Setiap kali tanah terangkat atau digali, stabilitas lereng terganggu yang pada akhirnya meningkatkan potensi longsor.'
Kasus Longsor di Beberapa Wilayah
Beberapa daerah seperti Banten dan Sumatera Barat seringkali menjadi sasaran longsor akibat tambang ilegal. Kondisi ini menjadi semakin parah saat memasuki musim hujan.
Salah satu contoh nyata terjadi di Banten, di mana longsor menyapu rumah dan infrastruktur, mengakibatkan kerugian material yang tak sedikit.
Sebagaimana diungkapkan oleh warga setempat, 'Setiap tahun selalu ada longsor, dampak dari tambang ilegal yang mengubah bentuk bukit di sekitar kami.'
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: