Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 11:42 WIB

Risiko Tersembunyi dalam Street Food yang Populer di Indonesia

Author

Risiko Tersembunyi dalam Street Food yang Populer di Indonesia

Street food di Indonesia menjadi favorit banyak orang, namun terdapat risiko terkait kebersihan dan keamanan makanan yang perlu diwaspadai.

Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Artikel ini mengulas lima jenis makanan kaki lima yang sebaiknya dikonsumsi dengan hati-hati untuk menjaga kesehatan saat menikmati kuliner lokal.

1. Sate Ayam

Sate ayam adalah salah satu kuliner yang paling digemari di tanah air. Namun, cara memasak dan penyajiannya kadang tidak memperhatikan kebersihan, sehingga bisa terpapar bakteri.

Jika sate tidak dimasak dengan sempurna, bisa jadi sumber bakteri berbahaya seperti Salmonella. Oleh karena itu, penting untuk memilih tempat penyajian yang menjaga kebersihan.

2. Nasi Goreng

Nasi goreng merupakan hidangan yang enak dan praktis, tetapi ada risiko yang menyertai jika nasi yang digunakan telah tersimpan terlalu lama.

Bakteri seperti Bacillus cereus dapat berkembang biak jika nasi tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, perhatikan proses penyediaan nasi goreng untuk mencegah keracunan.

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

3. Kerang Rebus

Kerang rebus adalah salah satu camilan terkenal, khususnya di wilayah pesisir. Sayangnya, jika tidak dimasak dengan benar, kerang dapat mengandung patogen yang berbahaya.

Kerang harus direbus pada suhu tinggi untuk membunuh kuman. Pastikan penjualnya menjaga kebersihan dan cara penanganan yang tepat.

4. Tahu Tempe

Tahu tempe kerap dijual di pinggir jalan dengan cara yang kurang higienis. Penanganan yang tidak tepat dapat menciptakan lingkungan bagi bakteri untuk berkembang biak.

Bakteri seperti E. coli dapat muncul jika bahan makanan tidak segar atau tidak dimasak dengan baik. Oleh karena itu, selalu pastikan tahu dan tempe yang dipilih dalam kondisi segar.

5. Ayam Goreng

Ayam goreng menjadi jajanan yang sangat digemari, tetapi risiko keracunan meningkat jika tidak ditangani dengan benar.

Penyimpanan ayam yang buruk dapat menjadi sumber bakteri. Sebaiknya pilih penjual yang menggunakan ayam segar dan minyak goreng yang bersih untuk meminimalisir risiko kesehatan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU