Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 12:05 WIB

Penemuan Batu Zamrud 300 kg di Madagaskar: Peluang dan Dampak Ekonomi

Author

Penemuan Batu Zamrud 300 kg di Madagaskar: Peluang dan Dampak Ekonomi

Madagaskar baru-baru ini menggemparkan dunia dengan penemuan batu zamrud seberat 300 kg di Istana Presiden pada Selasa malam, 19 November 2025.

Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Batu ini, yang dipamerkan di Istana Negara Ambohitsorohitra, Antananarivo, berwarna gelap dengan garis kristal hijau berkilau.

Detail Penemuan dan Proses Penjualan

Kolonel Michael Randrianirina, Presiden sementara Madagaskar, mengungkapkan bahwa batu zamrud tersebut akan dijual dan hasil penjualannya akan dialirkan ke kas negara.

"Batu ini mungkin akan dilepas, dan menterinya yang nanti akan jelaskan tata cara untuk meningkatkan pemasukan negara," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa proses penjualan akan dilakukan dengan transparansi untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Batu zamrud ini juga akan mengalami penurunan berat saat melalui proses pemotongan dan pembersihan, yang dijelaskan oleh Gemological Institute of America (GIA) bahwa satu karat setara dengan 0,20 gram.

Estimasi Nilai Ekonomi dari Batu Zamrud

Setelah proses pembersihan, berat zamrud yang tersisa diperkirakan sekitar 150 kg, yang setara dengan 750.000 karat zamrud murni.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Menurut Diamond n Co, harga pasar untuk zamrud bervariasi tergantung pada kualitasnya, di mana zamrud kualitas rendah diperkirakan senilai Rp3,1 juta per carat dan kualitas tinggi sekitar Rp141,5 juta per carat.

Jika dihitung dengan harga zamrud kualitas rendah, nilai total dari 150 kg zamrud tersebut dapat mencapai Rp 2,325 triliun.

Estimasi ini menunjukkan potensi yang menguntungkan bagi pendapatan negara dari hasil penjualan batu ini.

Dampak Potensial terhadap Perekonomian Madagaskar

Penemuan ini dianggap dapat memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian negara Madagaskar.

Pemerintah Madagaskar berencana untuk memanfaatkan hasil dari penjualan batu zamrud tersebut untuk meningkatkan pemasukan negara dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

Melalui penjualan yang dilakukan secara transparan, diharapkan dapat mengurangi korupsi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Inisiatif ini berpotensi membawa perubahan positif bagi ekonomi dan kondisi sosial di Madagaskar.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU