Teh adalah minuman yang populer di Indonesia, dikonsumsi baik di pagi hari maupun sebelum tidur. Namun, konsultasi mengenai keamanan mengonsumsi teh di malam hari dan potensi pengaruhnya terhadap kualitas tidur menjadi penting.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Sementara sebagian orang percaya bahwa teh herbal dapat membantu tidur, yang lain mengalami gangguan tidur akibat konsumsi teh berkafein. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami efek teh sebelum tidur.
Jenis Teh dan Kandungan Kafein
Terdapat berbagai jenis teh, termasuk teh hijau, teh hitam, dan teh herbal. Teh hitam dan teh hijau diketahui mengandung kafein, yang bisa menyebabkan masalah tidur bagi sebagian individu.
Kandungan kafein dalam teh hitam berkisar antara 40-70 mg per cangkir, sedangkan teh hijau memiliki kadar kafein yang lebih rendah. Bagi mereka yang sensitif terhadap kafein, disarankan untuk mengonsumsi teh herbal yang bebas kafein.
Teh herbal tertentu, seperti chamomile dan peppermint, dipercaya mampu memberikan efek menenangkan yang positif bagi penderita kesulitan tidur.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh
Efek Teh Herbal untuk Tidur
Teh herbal telah dimanfaatkan selama banyak generasi sebagai solusi alami untuk berbagai masalah kesehatan. Chamomile, misalnya, dikenal memiliki sifat sedatif yang dapat mengurangi rasa cemas dan menciptakan ketenangan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi teh chamomile sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur. Oleh karena itu, teh ini menjadi pilihan alternatif yang baik bagi individu yang ingin menikmati teh sebelum tidur tanpa ketakutan terjadinya insomnia.
Meskipun demikian, efek menenangkan ini tidak selalu berlaku untuk semua orang. Sebagian individu masih merasakan stimulasi meski mereka mengonsumsi teh herbal.
Keuntungan dan Risiko Minum Teh Sebelum Tidur
Konsumsi teh sebelum tidur memiliki potensi manfaat, seperti menambah asupan cairan dan menciptakan momen relaksasi yang positif. Rutinitas ini dapat berperan dalam menciptakan kebiasaan malam yang baik.
Namun, bagi individu yang sensitif terhadap kafein atau memiliki masalah pencernaan, minum teh sebelum tidur dapat berisiko. Hal tersebut bisa menyebabkan gangguan tidur atau ketidaknyamanan gastrointestinal.
Dengan mempersiapkan diri, termasuk memilih jenis teh yang sesuai dan menetapkan waktu konsumsi yang tepat, individu dapat meminimalkan risiko potensial sambil menikmati manfaat teh.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: