Ruben Onsu saat ini tengah menghadapi sejumlah tantangan dalam hidupnya, namun ia memilih untuk menyikapinya dengan sikap positif dan bersyukur. Dalam perbincangan terbaru, ia mengungkapkan bahwa pengalaman bertemu dengan para ulama telah membantunya untuk lebih introspektif.
Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Ia menyampaikan bahwa bimbingan dari para ulama membuatnya merasa lebih tenang dalam menghadapi cobaan dan membantu mengajarkannya arti kesabaran serta pentingnya memperbaiki diri.
Pelajaran dari Ulama
Ruben Onsu menyatakan, 'Kalau ditanya bagaimana cara mensiasati segala cobaan, aku kemarin bertemu dengan para ulama-ulama dan mereka mengajarkan saya kesabaran, mengajarkan saya banyak untuk bersyukur.' Melalui bimbingan spiritual ini, Ruben merasa lebih mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada di kehidupannya.
Ia juga menegaskan, 'Saya diajarkan untuk tidak banyak mengeluh tetapi banyak mengajarkan untuk mengintrospeksi diri, harus menjadi manusia yang lebih baik lagi.' Pendekatan ini menandai komitmennya untuk terus melakukan perbaikan diri tanpa menilai orang lain.
Ruben menggarisbawahi pentingnya introspeksi dengan menyatakan, 'Maka, akan lebih baik lagi ketika kita mengoreksi diri kita sendiri tanpa mengoreksi orang lain.' Pernyataan ini menunjukkan kesadarannya bahwa kesempurnaan bukanlah hal yang dapat dicapai dengan mudah.
Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail
Spiritualitas dan Pembelajaran
Mantan suami Sarwendah ini percaya bahwa setiap individu memiliki kekurangan. Ia menyatakan, 'Kalau kita merasa sempurna, kita enggak akan ada di bumi,' menekankan bahwa kesadaran akan kekurangan diri menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.
Selain itu, Ruben juga aktif mengikuti kajian agama Islam sebagai langkah untuk memperkuat dirinya. Ia menyebut, 'Aku seperti dibukakan lagi pandangan matanya sama Allah,' yang menunjukkan rasa syukur sekaligus kesadaran spiritual yang lebih mendalam.
Ia juga mencatat pentingnya mendengarkan ceramah, 'Ketika mendengar ceramah, aku pasti lebih menggunakan waktu untuk introspeksi diri untuk menjadi lebih baik lagi.' Ini adalah upayanya dalam memahami nilai-nilai yang disampaikan oleh para pewayangan.
Proses Pembelajaran yang Berkelanjutan
Ruben Onsu mengakui bahwa dirinya masih berada dalam proses belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. 'Alhamdulillah saya bisa belajar lagi secara perlahan,' ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Ia menyadari adanya banyak kekurangan dalam diri yang perlu diperbaiki. 'Dari proses pembelajaran itu ternyata masih banyak kekurangan. Saya masih harus banyak belajar, salat tobat lagi, banyak-banyak minta maaf dalam segala hal,' tutupnya dengan harapan untuk terus berkembang.
Baca juga: Lima Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: