Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 15:55 WIB

Pasar Kripto Mengalami Penurunan: Bitcoin Turun ke US$103.000

Author

Pasar Kripto Mengalami Penurunan: Bitcoin Turun ke US$103.000

Pasar kripto kembali mengalami tekanan di pertengahan pekan ini, dengan harga Bitcoin (BTC) turun ke sekitar US$103.000 setelah sebelumnya sempat menyentuh angka di atas US$106.000.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Data dari CoinGecko menunjukkan bahwa Bitcoin melemah 2% dalam 24 jam terakhir, diiringi dengan penurunan volume perdagangan harian yang signifikan.

Pergerakan Harga Bitcoin dan Penyebab Penurunan

Pada Rabu siang, harga Bitcoin tercatat di level rendah harian sebesar US$102.400, sebelum mengalami rebound menuju angka US$103.500.

Koreksi harga ini dimulai pada Selasa malam ketika Bitcoin jatuh di bawah level psikologis penting, US$103.000, setelah sebelumnya mencapai angka tertinggi di US$106.600 pada hari Senin.

Selain Bitcoin, beberapa altcoin utama juga mengalami penurunan harga, dengan Ethereum (ETH) turun hampir 4% ke level US$3.440, dan aset lainnya seperti XRP, BNB, dan Solana melemah antara 3% sampai 5%.

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

Aksi Ambil Untung Investor

Menurut Vincent Liu, Chief Investment Officer di Kronos Research, penurunan tajam harga Bitcoin terutama disebabkan oleh aksi ambil untung investor yang besar-besaran serta likuidasi posisi long.

"Penurunan Bitcoin dipicu oleh profit-taking dan likuidasi posisi leverage setelah gagal menembus area resistensi penting," jelas Liu.

Ia menambahkan bahwa kenaikan sebelumnya lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen positif terkait pengesahan RUU pembukaan kembali pemerintahan federal di AS.

Ketidakpastian Pemangkasan Suku Bunga AS

Di sisi lain, pasar kini berfokus pada kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada bulan Desember mendatang, yang sebelumnya ditafsirkan sebagai katalis positif bagi aset berisiko seperti kripto.

Namun, optimisme tersebut mulai surut setelah Ketua The Fed, Jerome Powell, mengingatkan bahwa keputusan mengenai pemangkasan suku bunga belum final.

Analis dari Presto Research, Min Jung, menyatakan bahwa dampak pemangkasan suku bunga terhadap harga kripto kemungkinan akan terbatas, meskipun dapat meningkatkan selera risiko di pasar.

Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU