Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam untuk menghentikan pendanaan federal bagi New York City jika kandidat Demokrat Zohran Mamdani berhasil memenangkan pemilihan wali kota mendatang.
Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Ancaman ini disampaikan Trump menjelang pembukaan tempat pemungutan suara, menambah ketegangan politik di kota tersebut.
Dukungan dan Ancaman dari Trump
Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan, 'Saya meyakini sepenuhnya bahwa New York City akan menjadi bencana ekonomi dan sosial total jika Mamdani menang.'
Ia merujuk kepada Cuomo sebagai 'seorang Demokrat yang punya rekam jejak keberhasilan', yang dianggapnya jauh lebih baik dibandingkan Mamdani, yang disebut 'komunis tanpa pengalaman dan dengan catatan kegagalan total'.
Trump menegaskan bahwa jika Mamdani terpilih, 'sangat kecil kemungkinan saya akan menyalurkan dana federal untuk New York, kecuali dalam jumlah minimum yang diwajibkan.'
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Reaksi Cuomo dan Strategi Kampanye
Cuomo tidak secara eksplisit meminta dukungan dari Trump, tetapi menyatakan, 'Kita tahu Trump akan mengirim Garda Nasional ke New York jika Mamdani menang. Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi.'
Ia membangun posisi sebagai kandidat yang dapat bersaing dengan Trump, dengan menekankan perlunya wali kota yang mampu menjamin pendanaan yang layak bagi New York.
Cuomo sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan gubernur pada tahun 2021 setelah terlibat dalam penyelidikan dugaan pelecehan seksual, kini ia berusaha menarik suara konservatif dengan retorika anti-sosialis.
Pertarungan Ideologi dan Tingkat Partisipasi Pemilih
Pemilihan wali kota tahun ini telah mencatat rekor dengan 735.317 suara awal, mencerminkan kenaikan empat kali lipat dibandingkan pemilih awal pada tahun 2021, berdasarkan data dari Dewan Pemilihan Kota New York.
Mamdani menawarkan visi progresif, termasuk transportasi gratis, pembekuan sewa, dan layanan penitipan anak universal, yang didanai melalui pajak untuk warga terkaya.
Jika terpilih, Mamdani akan menjadi wali kota Muslim pertama serta individu keturunan Afrika dan Asia Selatan yang memimpin New York City. Di sisi lain, Cuomo mengandalkan dukungan dari kalangan elit bisnis.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: