Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 16:17 WIB

Ketersediaan BBM untuk SPBU Swasta: Konfirmasi Kementerian ESDM

Author

Ketersediaan BBM untuk SPBU Swasta: Konfirmasi Kementerian ESDM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta akan segera tersedia dalam waktu beberapa hari ke depan.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Informasi ini disampaikan setelah rapat antara Badan Usaha Swasta dan Pertamina pada tanggal 19 September 2025, yang membahas kebutuhan impor BBM.

Kesepakatan antara Badan Usaha Swasta dan Pertamina

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan bahwa data kebutuhan impor BBM telah disampaikan oleh badan usaha swasta seperti Shell dan BP-AKR kepada Pertamina.

"Yang volume impor, ini kan bertahap. Bertahap itu nanti bagaimana kesepakatannya dengan Pertamina. Itu sudah menyampaikan data ke Pertamina," ungkap Yuliot di Jakarta pada tanggal 23 September 2025.

Hasil rapat juga menunjukkan bahwa Badan Usaha Swasta sepakat untuk mengambil BBM dari Pertamina dengan syarat BBM yang diserap adalah BBM murni tanpa aditif.

"Ini ada pembahasan business to business. Ya, kemudian untuk yang diminta oleh badan usaha, ini adalah, ini belum ditambahkan aditif. Itu sudah ada kesepakatan juga," tambahnya.

Penjelasan Menteri ESDM Terkait Target Pasokan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pasokan BBM untuk SPBU swasta ditargetkan dapat masuk dalam waktu tujuh hari ke depan.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus

Bahlil menyebutkan adanya empat kesepakatan dalam rapat antara Badan Usaha Swasta dan Pertamina, termasuk kerjasama dalam pengadaan BBM.

"Kalau awalnya Pertamina mau jual jadi 'teh'. Katanya air panas aja. Nanti dicampur di tangki masing-masing. Dan ini sudah disetujui," papar Bahlil dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM.

Kesepakatan lainnya menyangkut pengawasan bersama kualitas BBM, di mana kedua belah pihak sepakat untuk melakukan joint surveyor.

Jaminan Ketersediaan dan Harga BBM

Terkait harga, Bahlil menyatakan bahwa pemerintah dan Pertamina berkomitmen untuk menyediakan harga yang adil dan transparan.

"Sama-sama cengli, harus terbuka dan ini sudah open book dan setuju," tegasnya.

Bahlil menegaskan bahwa stok BBM nasional saat ini masih cukup untuk 18-21 hari, meskipun cadangan untuk SPBU swasta sudah menipis.

"Dan kalau ditanya mulai kapan, hari ini sudah dijalankan rapat teknis, paling lambat 7 hari barang sudah masuk di Indonesia," tambahnya.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU