MPR RI Minta Maaf atas Polemik Lomba Cerdas Cermat 2026, Juri dan MC Dinonaktifkan
MPR RI telah meminta maaf terkait polemik yang menyangkut Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang berlangsung di Provinsi Kalimantan Barat.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Dalam rangka menanggapi situasi ini, MPR RI menonaktifkan dewan juri serta pembawa acara untuk menjaga integritas lomba.
MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dewan juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan LCC Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat.
Keterangan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi MPR pada Selasa, 12 Mei 2026, menyentuh isu-isu terkait objektivitas dalam penilaian.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
MPR menekankan bahwa lomba cerdas cermat harus menjunjung tinggi nilai sportivitas, objektivitas, keadilan, dan semangat pembelajaran yang konstruktif.
Pentingnya substansi ini dijelaskan oleh MPR guna memastikan bahwa semua peserta merasa diperlakukan dengan adil.
MPR RI telah menonaktifkan dewan juri dan MC pada acara cerdas cermat ini dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba.
Evaluasi ini meliputi mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola pengajuan keberatan, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas lomba di masa mendatang.
MPR juga mengapresiasi semua peserta, guru pendamping, panitia daerah, serta masyarakat yang menunjukkan perhatian terhadap pendidikan kebangsaan dan pelaksanaan LCC Empat Pilar.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: