Kategori Berita
Selasa, 21 APRIL 2026 • 12:03 WIB

Fadly Alberto Mengucapkan Permohonan Maaf Usai Insiden Tendangan Kungfu di Laga U-20

Fadly Alberto Mengucapkan Permohonan Maaf Usai Insiden Tendangan Kungfu di Laga U-20Fadly Alberto Mengucapkan Permohonan Maaf Usai Insiden Tendangan Kungfu di Laga U-20

Fadly Alberto Hengga, pemain dari Bhayangkara Presisi Lampung FC, menyampaikan permohonan maaf terkait insiden tendangan kungfu yang terjadi dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 melawan Dewa United Banten FC.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat

Permintaan maaf ini diungkapkan setelah pertandingan yang berlangsung di Stadion Citarum, Semarang, pada 19 April 2025.

Permohonan Maaf yang Dilandasi Kesadaran

Fadly Alberto mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf di akun Instagram pribadinya. Ia menyatakan, 'Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20.'

Ia secara khusus meminta maaf kepada Rakha Nurkholis, pemain Dewa United, yang menjadi korban dari tendangan kungfunya. Dalam pernyataannya, Fadly juga mengatakan, 'Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis.'

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN

Dampak Insiden Terhadap Tim dan Nama Baik

Dalam klarifikasinya, Fadly juga merasa bertanggung jawab atas dampak insiden ini terhadap timnya sendiri. Ia menyatakan, 'Untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim.'

Lebih lanjut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada Timnas Indonesia, menandaskan bahwa insiden ini membawa pengaruh negatif terhadap nama baik tim nasional. 'Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya,' tuturnya.

Analisis Insiden dalam Konteks Pertandingan

Pertandingan antara Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Dewa United, namun dilatarbelakangi oleh kontroversi. Insiden tersebut terjadi setelah wasit mengesahkan gol kedua Dewa United pada menit ke-81, keputusan yang diprotes oleh kubu Bhayangkara.

Ketegangan meningkat selepas gol kontroversial ini, menyebabkan keributan di antara pemain dan ofisial. Dalam situasi yang memanas ini, tindakan Fadly memicu berbagai reaksi dari publik, menyoroti masalah perilaku di lapangan dalam sepakbola.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fadly Alberto Mengucapkan Permohonan Maaf Usai Insiden Tendangan Kungfu di Laga U-20

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!