Menkeu Purbaya Bahas Rencana Pengambilalihan PT PNM dengan Presiden Prabowo
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah melaporkan rencana pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kepada Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Rencana tersebut bertujuan untuk menjadikan PNM sebagai Special Mission Vehicle di bawah Kementerian Keuangan.
Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa telah ada diskusi dengan Presiden terkait pengambilalihan PNM. Dia menyatakan, "Saya sudah lapor presiden: Pak ada rencana gini (ambil alih) kalau boleh."
Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan positif terhadap rencana tersebut, dengan menyatakan, "Dia bilang hitung aja kalau bagus kenapa tidak," menandakan dukungannya untuk inisiatif ini.
Meski demikian, Purbaya menggarisbawahi bahwa belum ada keputusan akhir yang diambil mengenai proses pengambilalihan tersebut.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari
Dalam upaya merealisasikan rencana tersebut, Purbaya berkolaborasi dengan CEO Danantara, Rosan Roeslani, guna menentukan langkah optimal dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Kami sedang berdiskusi terus dengan Pak Rosan apa langkah terbaik negara buat penyaluran KUR dan untuk kredit UMKM," ungkapnya.
Purbaya juga menyoroti bahwa PNM, yang saat ini bernaung di bawah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), berpotensi menjadi entitas yang mendukung Public Service Obligations (PSO), dan pengelolaan yang kurang baik dapat mempengaruhi nilai BRI.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan bahwa ia belum mendapat informasi terkait permintaan pengambilalihan PNM dari Purbaya. "Belum ada. Belum ada [pembicaraan]," ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara.
Purbaya pun menekankan pentingnya penyaluran KUR melalui PNM, dengan menyatakan bahwa perbankan tetap dapat melanjutkan penyaluran KUR sesuai prosedur yang ada.
Ia menambahkan, pemerintah harus mempertimbangkan alokasi subsidi bunga KUR yang dapat mencapai angka Rp40 triliun.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: