Prediksi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026 Capai 155 Juta Orang
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno memprediksi bahwa mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran 2026 bisa mencapai 155 juta orang.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Ia menegaskan bahwa lonjakan pemudik dalam waktu bersamaan dapat memberikan dampak signifikan pada sistem transportasi nasional.
Pratikno menjelaskan bahwa realitas di lapangan sering kali lebih tinggi dari hasil survei, yang menunjukkan estimasi peningkatan mobilitas sekitar sepuluh persen.
Sebagai persiapan, pemerintah telah merencanakan kebijakan untuk mengurangi kepadatan arus mudik, termasuk pemberian insentif dan diskon transportasi.
Di samping itu, sistem lalu lintas buka-tutup juga akan diterapkan untuk memastikan distribusi pemudik agar tidak terfokus pada satu waktu tertentu.
Harapannya, langkah-langkah ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat periode mudik berlangsung.
Pemerintah juga bersiap menghadapi potensi ancaman bencana hidrometeorologi dalam waktu dekat.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa daerah di Indonesia berisiko mengalami curah hujan tinggi.
Pratikno menekankan, "Kita harus waspada antisipasi bencana hidrometeorologi basah yang menurut BMKG potensinya masih kategorinya menengah hingga tinggi di sebagian wilayah Indonesia."
Dengan kesiapan ini, diharapkan dampak dari bencana dapat diminimalisasi selama perjalanan mudik masyarakat.
Dalam rangka mempersiapkan mudik yang aman dan lancar, pemerintah telah meminta seluruh pihak terkait untuk meningkatkan koordinasi dan kewaspadaan.
Kementerian Koordinator Infrastruktur diharapkan dapat memantau potensi kerusakan infrastruktur, sementara Kepolisian bertugas memastikan kelancaran lalu lintas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: