Kategori Berita
Selasa, 10 MARET 2026 • 16:27 WIB

Inisiatif Prabowo dalam Mendorong Kemandirian Energi dan Pangan Nasional

Inisiatif Prabowo dalam Mendorong Kemandirian Energi dan Pangan NasionalInisiatif Prabowo dalam Mendorong Kemandirian Energi dan Pangan Nasional

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berkomitmen untuk mencapai kemandirian energi sebagai langkah strategis di tengah ketidakpastian global dan risiko konflik internasional.

Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia

Ia menyoroti potensi besar Indonesia dalam memproduksi bahan bakar minyak (BBM) dari sumber domestik melalui pengembangan energi terbarukan, khususnya bahan bakar nabati.

Kemandirian Energi melalui Bahan Bakar Nabati

Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki 'karunia besar' dari Tuhan untuk memenuhi kebutuhan BBM dari produk domestik, terutama dari kelapa sawit dan singkong.

Dalam konferensi pers yang berlangsung secara virtual, ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah berupaya secara intensif untuk mencapai target kemandirian energi nasional.

Dia menambahkan, dengan potensi sumber daya yang melimpah, Indonesia mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor energi dari luar negeri.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Upaya Kemandirian Pangan

Di samping fokus pada energi, Prabowo juga membahas tentang pentingnya mencapai kemandirian pangan, terutama dalam konteks peningkatan swasembada beras.

Ia menekankan, 'Kita juga sebentar lagi akan mencapai kemampuan kita, memenuhi kebutuhan protein kita,' yang menunjukkan urgensi menjaga kestabilan suplai pangan nasional.

Dengan kondisi global yang tidak menentu, pemerintah berkomitmen untuk memastikan kebutuhan pangan dalam negeri dapat terpenuhi secara aman dan berkelanjutan.

Langkah-langkah Efisiensi Energi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa pemerintah sedang merumuskan kebijakan untuk meningkatkan efisiensi di sektor energi.

Dalam pidatonya, Bahlil menjelaskan bahwa berbagai simulasi dilakukan guna menentukan langkah-langkah yang paling efisien dalam menghadapi ketidakpastian pasokan energi di tingkat global.

Di antara langkah yang direncanakan adalah mempercepat penggunaan bahan bakar nabati dengan meningkatkan campuran biodiesel dan bioetanol, sehingga BBM menjadi lebih bersih dan ekonomis.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Inisiatif Prabowo dalam Mendorong Kemandirian Energi dan Pangan Nasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!