Kategori Berita
Selasa, 10 MARET 2026 • 11:42 WIB

Tanggapan Resmi China atas Penunjukan Pemimpin Tertinggi Baru Iran

Tanggapan Resmi China atas Penunjukan Pemimpin Tertinggi Baru IranTanggapan Resmi China atas Penunjukan Pemimpin Tertinggi Baru Iran

China telah memberikan tanggapan resmi setelah Iran mengumumkan penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi yang baru, pasca-kematian Ali Khamenei akibat serangan gabungan oleh Amerika Serikat dan Israel pada bulan Februari lalu.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan bahwa penunjukan tersebut adalah hak penuh Iran berdasarkan konstitusi yang berlaku.

Pengumuman dan Dukungan dari IRGC

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran resmi diumumkan pada tanggal 9 Maret. Setelah pengumuman tersebut, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan komitmen penuh untuk mendukung pemimpin baru ini.

Mojtaba Khamenei, yang merupakan anak pertama dari mantan pemimpin Ali Khamenei, menggantikan posisi ayahnya setelah kematian yang disebabkan oleh serangan dari presiden Amerika Serikat saat itu. Dukungan IRGC menjadi krusial untuk menjaga stabilitas dan kekuatan pemerintah di tengah ketegangan regional yang ada.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Respon Pemimpin Iran dan Makna Strategis Penunjukan

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyambut baik penunjukan Mojtaba, menegaskan bahwa langkah ini menandakan kebangkitan martabat dan kekuatan nasional. Pezeshkian menambahkan bahwa keputusan ini mencerminkan keinginan kuat untuk memperkuat persatuan dalam negeri.

Ia menyatakan, "Pilihan berharga ini merupakan manifestasi dari keinginan kuat negara Islam Iran untuk mengkonsolidasikan persatuan nasional." Ini menunjukkan komitmen Iran untuk tetap solid di tengah berbagai tantangan dari luar.

Tantangan Global dan Kebijakan Masa Depan

Penunjukan Mojtaba Khamenei terjadi di tengah ketegangan yang kian meningkat antara Iran dan negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat dan Israel. Dalam konteks ini, upaya untuk mengganti rezim di Iran oleh beberapa pemimpin AS menunjukkan ambisi imperialistis yang dihadapi Iran.

Kendati adanya tantangan dari luar, dukungan terhadap kepemimpinan ulama di Iran tetap kuat. Hal ini mencerminkan bahwa stabilitas dalam struktur kepemimpinan Iran masih terjaga mengingat faktor domestik yang mendukungnya.

Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tanggapan Resmi China atas Penunjukan Pemimpin Tertinggi Baru Iran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!