Singapura Perkenalkan Kebijakan Pensiun Baru di Tengah Tantangan Demografi
Pemerintah Singapura mengumumkan rencana untuk menaikkan usia pensiun menjadi 64 tahun, efektif mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini dimaksudkan untuk menjawab tantangan yang timbul akibat penuaan populasi dan penurunan angka kelahiran.
Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Menurut Menteri Tenaga Kerja Singapura, Tan See Leng, kebijakan ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi pekerja senior dan membantu perusahaan dalam mempertahankan tenaga kerja yang berpengalaman.
Kenaikan usia pensiun ini ditetapkan di tengah meningkatnya harapan hidup dan laju kelahiran yang terus menurun. Tan See Leng menjelaskan, "Kebijakan ini memberi lebih banyak fleksibilitas dan kepastian bagi pekerja senior."
Pemerintah berencana agar usia pensiun meningkat menjadi 65 tahun dan usia re-employment menjadi 70 tahun pada tahun 2030. Langkah ini diharapkan dapat mengubah norma sosial terkait usia dan pekerjaan, sehingga pekerja lanjut usia merasa lebih yakin untuk tetap berada dalam dunia kerja.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi
Untuk mendukung kebijakan ini, pemerintah memperpanjang program Senior Employment Credit yang memberi insentif kepada perusahaan yang mempekerjakan pekerja senior. Program ini akan berlanjut hingga Desember 2027, dengan tujuan merangsang lebih banyak perusahaan untuk memanfaatkan tenaga kerja berpengalaman.
Dukungan tambahan berupa Part-Time Re-Employment Grant juga diperpanjang untuk memberikan opsi kerja yang lebih fleksibel bagi pekerja senior. Data menunjukkan bahwa lebih dari 90% pekerja yang memenuhi syarat berhasil mendapatkan tawaran re-employment.
Pemerintah juga berniat untuk memperpanjang masa karier bagi pekerja senior lewat program pengembangan karir yang sudah ada. Sebanyak sekitar 1.000 peserta telah mengikuti program bimbingan karier bagi pekerja usia 50 hingga 60 tahun.
Kebijakan ini meliputi perencanaan karier yang terstruktur sejak awal masa kerja, untuk memastikan karyawan dapat menyesuaikan keterampilan mereka dengan tuntutan masa depan. Sebagai bagian dari inisiatif ini, perubahan pekerjaan dirancang agar tetap relevan bagi pekerja berusia lebih tua.
Laporan lengkap dari Tripartite Workgroup on Senior Employment yang membahas strategi dukungan bagi pekerja senior akan dirilis pada paruh kedua tahun 2026.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: